Penjelasan Perbedaan Android Kitkat dan Android Lollipop

Dengan diluncurkannya versi terbaru dari OS Android yaitu Android 5.0 alias Android Lollipop, Google membuat perubahan besar yang tidak hanya berfokus pada kemampuan sistem yang berbeda, tetapi juga pada kelas dan perangkat yang berbeda pula. Salah satu contohnya adalah keterhubungan Android Lollipop dengan perangkat Android TV yang memungkinkan anda menavigasi layar televisi dengan perintah suara, gerakan telepon, dan lain-lain dengan amat mudah. Itulah harapan Google, di mana anda dapat mengakses smartphone, tablet, smartwatches, TV, dan perangkat lain dengan pengalaman menyenangkan yang hampir sama.

Selain perubahan di atas, Google juga sepertinya berharap Lollipop dapat berkomunikasi satu sama lain dengan lebih baik dari apa yang bisa Kitkat lakukan. Contoh sederhananya seperti saat kita menekan suatu link melalui Chrome maka anda akan dibawa ke aplikasi tertentu, bukan malah membuka halaman web baru. Meskipun hal ini juga mampu dilakukan oleh Android Kitkat, namun di Lollipop ini Google telah membuat perubahan yang lebih baik.

android-lollipop.jpg

Simbol Android Lollipop

Tentu saja, sukses tidaknya misi Google di atas tergantung juga pada kemauan dan kemampuan developer website dan aplikasi untuk memanfaatkan 5.000 API baru di Lollipop. Keberhasilan misi ini mungkin akan mengukuhkan Lollipop sebagai salah satu sistem operasi yang paling fleksibel.

Google juga mengklaim kemampuan konektivitas Bluetooth dan Wi-Fi pada Lollipop memiliki tingkatan yang lebih baik. Misalnya, smartphone Lollipop tidak akan terhubung ke suatu jaringan Wi-Fi kecuali dapat memverifikasi konektivitas data yang aman. Dengan dukungan ini, keamanan perangkat yang anda miliki lebih terjamin karena mampu terputus saat terhubung ke jaringan yang mencurigakan.

Android Lollipop juga dibekali beberapa fitur keamanan terbaru, seperti kemampuan mencatat geografis zona aman sehingga keterhubungan di jaringan aman ini tidak memerlukan otentikasi keamanan lagi. Hal yang sama juga bisa dilakukan pada perangkat bluetooth yang aman sehingga konektivitas antar-perangkat bisa berlangsung otomatis tanpa konfirmasi keamanan terlebih dahulu.

Walaupun ponsel anda dapat berinteraksi dengan ponsel lain tanpa perlu konfirmasi terus-menerus, tapi sistem privasi di Android 5.0 ini dijaga ketat. Ditambahkannya sistem pengaturan baru memungkinkan anda bisa menyembunyikan informasi yang bersifat pribadi dan rahasia di mana saja.

Lollipop juga mempunyai ketahanan dan perlindungan yang lebih baik dari serangan malware berkat SELinux yang mengawasi seluruh aplikasi serta secara default mengenkripsi semua data di perangkat Lollipop.

Yang menarik adalah adanya profil tamu sementara pada pilihan daftar profil perangkat Lollipop ini. Dengan diaktifkannya profil ini, anda bisa meminjamkan perangkat smartphone anda ke orang lain dengan lebih aman tanpa takut orang tersebut akan menelusuri berkas-berkas penting yang telah anda simpan.

Tak lupa, Google juga membekali OS Lollipop dengan berbagai kemampuan yang lebih banyak dibandingkan dengan Kitkat yang berfokus pada optional ART runtime. Dengan skema ini, Google menjamin performa gadget yang lebih efisien, lebih cepat, dan tanpa hambatan.

Google juga mengatakan bahwa Lollipop lebih menghemat tenaga dibandingkan dengan versi Android pendahulunya. Hal ini tidak lain berkat upaya Google gencar meneliti baterai perangkat Lollipop yang lebih banyak daripada yang mereka lakukan pada dukungan baterai untuk Kitkat.

Kemampuan multitasking pada Android Lollipop juga telah mengalami perkembangan yang super pesat. Anda dapat membuka dokumen, web, atau aplikasi lain pada saat yang bersamaan dengan lebih baik. Begitu juga dengan kemudahan beralih antar-programnya yang lebih meningkat. Selain itu, grafis Lollipop juga mendukung gambar RAW lebih baik.

Kesimpulan

Secara garis besar, Android Lollipop memiliki perbaikan-perbaikan dan perbedaan yang tak terhitung jumlahnya dari versi Android Kitkat. Mulai dari opsi aksesibilitas yang lebih besar hingga kemudahan set-up untuk meningkatkan kemampuan grafis. Tentunya, dukungan hardware yang memadai juga berpengaruh besar terhadap kualitas yang anda rasakan dari performa sistem operasi Android Lollipop ini.