10 Perbedaan Fungsi dan Pola Pikir Otak Kiri dan Otak Kanan

Apa perbedaan antara otak kiri dan otak kanan berdasarkan fungsinya? Menurut teori Roger W Sperry pada 1960, setiap manusia mempunyai sebuah otak yang terbagi menjadi dua belahan yaitu belahan kiri dan belahan kanan. Otak belahan kiri berfungsi sebagai pusat pemikiran secara rasional dan berlogika. Sementara itu, otak belahan kanan bertanggungjawab terhadap kreatifitas, irama, inovasi, dan imajinasi.

Hanya saja, ada kesalahkaprahan pada pemahaman bahwa otak kiri menjalankan anggota tubuh sebelah kanan dan otak kanan mengontrol anggota tubuh sebelah kiri. Faktanya, menurut Dr. Iaccino bahwa otak kiri memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan otak kanan. Otak kiri tidak hanya mengontrol anggota tubuh sebelah kanan saja, tetapi juga bertanggungjawab dalam sebagian besar aktivitas yang dilakukan oleh anggota tubuh sebelah kanan. Sedangkan, otak kanan lebih jarang digunakan karena berkaitan dengan fungsinya yang mengontrol perasaan seseorang. Tidak heran, pada penelitian tersebut mengemukakan bahwa 9 dari 10 manusia mempunyai otak kiri yang berukuran lebih besar ketimbang otak kanan akibat lebih sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

perbedaan-otak-kiri-dan-kanan.jpg

Otak Manusia

Lantas, apa perbedaan fungsi dan cara berpikir antara otak kiri dan otak kanan?

  1. Otak kiri berpikir secara sadar, namun otak kanan selalu mengedepankan imajinasi.
  2. Nalar otak kiri dilakukan berdasarkan logika, sedangkan nalar pada otak kanan juga mengandalkan emosi dan rasa.
  3. Bentuk pemikiran otak kiri dituangkan dalam kata-kata, sementara pemikiran otak kanan berupa gambar.
  4. Otak kiri senang mempelajari sesuatu mulai dari bagian-bagiannya, sebaliknya pola pemikiran otak kanan diawali secara menyeluruh.
  5. Otak kiri memiliki daya analisis yang tinggi, di sisi lain otak kanan lebih menyukai sintesis lewat penggabungan.
  6. Tahapan berpikir pada otak kiri dilakukan secara berurutan, sedangkan otak kanan berpikir secara menyeluruh sekaligus.
  7. Otak kiri berfungsi mengatur dan mengendalikan emosi, akan tetapi otak kanan justru senang mengekspresikan emosi tersebut secara bebas.
  8. Otak kiri memiliki kecenderungan untuk selalu melihat semua hal adalah berbeda, sebaliknya otak kanan melihat semuanya memiliki kesamaan.
  9. Otak kiri tertarik dengan informasi yang terstruktur, namun otak kanan lebih tertarik dengan informasi yang mengejutkan.
  10. Otak kiri mengalami fokus internal yang lebih besar, sebaliknya otak kanan mengalami fokus eksternal yang lebih besar.

Sebenarnya, kinerja otak kiri dan otak kanan tidak bisa dipisahkan, melainkan harus saling melengkapi. Sebagai contoh, seorang profesor hebat menggunakan otak kirinya untuk menganalisis data dan memakai otak kanannya untuk berimajinasi pada sesuatu yang baru. Begitu juga dengan seorang pelukis ternama, dia menggunakan daya kreatifitasnya untuk menggambar suatu objek dan memakai pemikiran rasionalnya untuk mengapresiasi lukisannya.