8 Perbedaan Penting antara Saham dan Obligasi

Istilah saham dan obligasi biasanya akrab dengan eksistensi suatu perusahaan. Kedua bentuk alat transaksi ini sering dimanfaatkan oleh para investor dalam menjalankan bisnisnya. Tapi tahukah anda, apa perbedaan antara saham dan obligasi?

perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg

Gedung Perusahaan

Di bawah ini perbedaan-perbedaan antara saham dan obligasi :

  1. Saham adalah tanda bukti kepemilikan perusahaan. Obligasi adalah tanda bukti pengakuan utang.
  2. Jangka waktu saham tidak terbatas, sementara obligasi terikat dengan waktu jatuh tempo yang sudah disepakati.
  3. Pemilik saham mendapatkan dividen (penghasilan) dengan siklus yang tidak menentu. Sedangkan, siklus periode pembayaran obligasi dan bunganya sudah ditentukan.
  4. Penghasilan pemilik saham dibayarkan dari keuntungan yang didapatkan perusahaan. Sebaliknya, pembayaran dari pemilik obligasi dilakukan baik saat perusahaan sedang mengalami keuntungan maupun kerugian.
  5. Dividen saham merupakan bagian dari keuntungan perusahaan setelah dikenai pajak. Tetapi, bunga obligasi merupakan biaya perusahaan sebelum pajak diperhitungkan.
  6. Harga saham bersifat fluktuatif yang dipengaruhi oleh kondisi makro dan mikro. Di sisi lain, harga obligasi relatif stabil yang dipengaruhi oleh tingkat bunga dan inflasi.
  7. Pemilik saham mempunyai hak suara di dalam perusahaan. Akan tetapi, pemegang obligasi justru tidak memiliki hak suara sama sekali.
  8. Apabila terjadi likuidasi, maka pemegang saham berhak mendapatkan sisa-sisa perusahaan (klaim inferior). Sedangkan pada obligasi, jika terjadi pembubaran perusahaan, maka pemegang obligasi berhak mengklaim pertamakali terhadap aset perusahaan tersebut.