Ini Dia Perbedaan Mencolok Tabungan dan Deposito

Walaupun sama-sama merupakan produk bank di Indonesia, tabungan bukanlah deposito dan deposito bukan pula tabungan. Kedua produk ini memiliki perbedaan yang sangat mencolok meliputi fungsi, kegunaan, dan karakteristiknya masing-masing. Oleh karena itu, ada saatnya anda lebih baik memilih tabungan, dan ada juga waktunya bagi anda untuk menggunakan deposito.

perbedaan-tabungan-dan-deposito.jpg

Gambar Rekening Tabungan BRI

Sistem Perjanjian

Pada dasarnya, deposito adalah tabungan berjangka. Maksudnya, di produk ini terdapat aturan-aturan tertentu terkait kapan anda bisa menyetorkan dana dan kapan juga pengambilannya boleh dilakukan. Biasanya waktu penyetoran dan penarikan dana di deposito adalah 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 3 tahun, dan seterusnya sesuai kebijakan masing-masing bank. Sedangkan untuk produk tabungan, tidak ada aturan waktu penyetoran dan penarikan dana yang mengikat. Sehingga nasabah bisa menabung dan mengambil sejumlah uang kapanpun dia mau.

Bukti Nasabah

Yang dimaksud bukti adalah tanda keabsahan seseorang menggunakan suatu produk bank. Seperti kita tahu, jika kita memilih memakai tabungan, maka bank akan memberikan rekening koran sebagai bukti sekaligus pencatatan dana yang kita miliki di bank tersebut. Sedangkan apabila anda menggunakan produk deposito, maka anda akan mendapatkan sertifikat deposito berisikan nama terang, nominal deposito, dan aturan perjanjiannya.

Biaya Administrasi

Salah satu beban biaya yang harus ditanggung oleh nasabah tabungan adalah biaya administrasi. Biaya ini dibebankan setiap bulan dan ditarik langsung dari rekening nasabah dengan nominal sesuai kebijakan masing-masing bank. Sebaliknya, pada produk deposito tidak dikenal biaya apapun termasuk biaya administrasi. Sehingga anda tidak perlu merasa khawatir karena dana anda tersebut tidak akan berkurang sepeser pun.

Prosentase Bunga

Perbedaan yang keempat antara tabungan dan deposito terletak pada bunga yang diberikan oleh bank kepada nasabah setiap bulannya. Bunga tabungan biasanya berkisar antara 0,x sampai 5,x persen. Itu sebabnya, kadang-kadang nominal bunga tampak lebih rendah daripada biaya administrasinya. Sementara bunga deposito jauh lebih tinggi, mulai dari 6 hingga 8 persen. Bahkan ada pula beberapa bank yang memberikan bunga lebih dari 10 persen, terutama bank-bank menengah yang ingin menarik perhatian calon nasabahnya. Tidak heran, beberapa orang merasa lebih tertarik untuk berinvestasi lewat deposito karena selain aman dan pasti, dananya pun akan terus bertambah tanpa dikenai potongan biaya apapun.

Setoran Minimal

Secara garis besar, setoran minimal pada deposito jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bank. Pada deposito, biasanya nasabah bisa menginvestasikan dananya mulai dari Rp 1 juta ke atas. Namun setoran minimal pada tabungan jauh lebih rendah mulai dari Rp 10 ribu ke atas sesuai kebijakan masing-masing bank.