Persamaan dan Perbedaan Karya Tulis Cerpen dan Novel

Apakah persamaan antara cerpen dan novel? Apa pula perbedaan dari kedua bentuk karya tulis ini? Seperti kita ketahui, cerpen dan novel merupakan karya tulis yang menceritakan tentang kisah kejadian tidak nyata (fiksi). Nah sebelum mulai membuat kedua jenis karya tulis tersebut, ada baiknya anda perlu memahami persamaan dan perbedaannya terlebih dahulu.

cerpen-dan-novel.jpg

Novel "Laskar Pelangi" karangan Andrea Hirata

Persamaan Cerpen dan Novel

Setidaknya ada 3 poin persamaan antasan cerpen dan novel, antara lain :

1. Sama-sama Karya Tulis Bertema Fiksi

Baik cerpen dan novel, keduanya merupakan karya tulis yang bertemakan fiksi. Jadi, seluruh kejadian di dalam karya tulis ini bersifat tidak nyata atau hanya imajinasi pengarangnya saja. Meskipun begitu, ada beberapa penulis yang mencoba mengambil sebuah kejadian real yang menarik untuk dituangkan ke dalam bentuk novel. Namun, rangkaian perisitiwanya tetap perlu mendapatkan tambahan bumbu-bumbu penyedap agar jalan ceritanya menjadi lebih menarik.

2. Sama-sama Menggunakan Bahasa Estetik

Bentuk tata bahasa yang digunakan pada cerpen dan novel juga sama-sama menerapkan bahasa estetik. Bentuk kebahasaan yang satu ini banyak memanfaatkan majas-majas yang indah untuk meningkatkan imajinasi pembaca. Sebaliknya, pemakaian tata bahasa yang lugas seperti halnya dalam berita malahan akan membuat jalan cerita terasa membosankan.

3. Sama-sama Mengandung Pesan Moral

Selalu ada pesan moral yang bisa dipetik dari rangkaian cerita di dalam cerpen dan novel. Biasanya pesan moral ini terkait dengan perilaku tokoh utama dan bagaimana hasil akhir dari pola tingkahnya. Ada juga pesan tambahan yang bisa didapatkan dari tindak-tanduk semua tokoh dalam cerita, termasuk tokoh antagonisnya yang berperingai negatif.

Perbedaan Cerpen dan Novel

Berikut ini perbedaan antara cerpen dan novel :

1. Isi Cerita

Perbedaan paling mendasar antara cerpen dan novel adalah isinya. Cerpen adalah karya tulis yang menceritakan sebuah kisah inti dengan alur cerita yang sederhana. Sementara itu, novel adalah karya tulis yang memuat serangkaian cerita yang saling terhubung dengan plot yang lebih rumit. Pada novel, jalan ceritanya lebih banyak dan jauh lebih kompleks.

2. Penggambaran Watak

Pola penggambaran watak masing-masing tokoh pada cerita di novel dan cerpen pun berbeda. Watak tokoh-tokoh di cerpen biasanya digambarkan secara singkat dan kebanyakan tersirat dari perilaku dan ucapannya. Sedangkan watak tokoh-tokoh di novel selalu digambarkan sejelas mungkin. Bahkan kebanyakan penulis novel menyediakan sesi khusus yang menceritakan kehidupan masing-masing tokoh, di mana ia bertindak sebagai tokoh utama cerita untuk sementara waktu.

3. Kontak Batin

Yang dimaksud kontak batin adalah ketikah seorang tokoh mengalami konflik dengan dirinya sendiri dan biasanya digambarkan lewat monolog. Hal ini biasanya terjadi ketika tokoh tersebut sedang berada di situasi yang penuh kebimbangan, merasa bersalah, memprediksi suatu hal, dan sebagainya. Untuk novel, kejadian konflik batin ini harus diikutsertakan ke dalam cerita untuk meningkatkan nilai konflik alur kisahnya. Sedangkan pada cerpen, penyertaan konflik batin adalah sebuah pilihan, di mana penulis bisa memakainya ataupun tidak menggunakannya.