6 Perbedaan yang Dimiliki Batubara dan Minyak Bumi

Apa perbedaan dari batu bara dan minyak bumi? Seperti kita ketahui, batubara dan minyak bumi adalah barang-barang tambang yang mempunyai nilai ekonomis tinggi karena sangat dibutuhkan oleh manusia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Sifatnya yang mudah terbakar membuat kedua bahan ini banyak dipergunakan dalam sistem pembakaran suatu mesin untuk meningkatkan produksi yang lebih efektif dan efisien. Perlu diketahui, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak bumi dan batubara terbesar di dunia.

Untuk bisa mengetahui apa saja perbedaan-perbedaaan yang dimiliki batubara dan minyak bumi, silahkan simak ulasan lengkap dari Farof berikut ini :

A. Batubara

perbedaan-batubara-dan-minyak-bumi.jpg

Batu Bara

Batubara adalah batuan sedimen yang terbentuk dari endapan organik dan mudah terbakar. Batu ini terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan melalui proses perubahan kimia selama berjuta-juta tahun. Selain itu, batubara juga bisa dikatakan sebagai batu organik yang mempunyai sifat kimia dan fisika kompleks sehingga memiliki beragam bentuk. Dalam setiap bongkahannya, setidaknya batubara mengandung unsur oksigen, karbon, dan hidrogen yang cukup tinggi. Batubara bisa dirumuskan dalam formula C240H90O4NS untuk antrasit dan C137H97O9NS untuk bituminus.

B. Minyak Bumi

perbedaan-minyak-bumi.jpg

Minyak Bumi

Minyak bumi adalah cairan kental berwarna cokelat gelap dan bersifat pekat yang mudah terbakar. Minyak bumi bisa ditambang dari sumur minyak dan pertambangan minyak yang biasanya dibuat di bagian lapisan kerak bumi teratas. Minyak bumi dapat diolah menjadi minyak tanah, bensin, solar, avtur, aspal, dan lain-lain. Minyak bumi tersusun atas campuran berbagai hidrokarbon kompleks yang memiliki penampilan, komposisi, dan kemurnian yang berbeda-beda.

C. Perbedaan

Dari penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan kalau perbedaan antara batubara dan minyak bumi antara lain :

  1. Batubara berwujud padat dan minyak bumi berwujud cair.
  2. Batubara terbentuk dari fosil tumbuh-tumbuhan, tetapi minyak bumi terbentuk dari fosil hewan renik.
  3. Batubara berwarna hitam pekat, sedangkan minyak bumi berwarna cokelat gelap.
  4. Batubara mengandung oksigen, karbon, dan hidrogen yang kompleks. Sedangkan minyak bumi mengandung hidrokarbon yang kompleks.
  5. Berbeda dengan batubara yang tidak diolah menjadi bentuk lain, minyak bumi dapat dimasak menjadi bensin, minyak tanah, solar, avtur, dan lain-lain.
  6. Nilai ekonomis minyak bumi lebih tinggi dibandingkan dengan batubara.