Perbedaan Jaringan Komputer Peer to Peer dan Client Server

Apa perbedaan jaringan komputer peer to peer dan client server? Seperti yang telah dibahas di sini, ada empat macam jaringan komputer berdasarkan area jangkauannya. Sedangkan menurut model topografinya, jaringan komputer yang menggunakan kabel bisa dibedakan menjadi dua macam yakni jaringan peer to peer dan jaringan client server.

Tujuan utama pembuatan jaringan komputer adalah untuk melakukan sharing sumber daya. Baik hardware, software, dan data bisa dibagikan melalui jaringan sehingga lebih efektif dan lebih efisien. Lantas, apa sih bedanya jaringan komputer berbasis peer to peer dan jaringan komputer berbasis client server?

Jaringan Komputer Peer-to-Peer

perbedaan-jaringan-komputer-peer-to-peer.jpg

Peer to Peer

Peer to peer adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel dengan kedudukan semua komputer yang saling terhubung bertindak sama. Setiap komputer bertindak sebagai user yang bertanggungjawab terhadap aksesibilitas sumber daya yang dimiliki. Karena pengelolaannya cukup rumit, di dalam setiap jaringan peer-to-peer maksimal berisi 10 komputer yang tergabung di dalamnya. Jaringan peer-to-peer terbilang sederhana dan mudah dibuat karena tidak memerlukan spesifikasi hardware atau software yang khusus.

Jaringan Komputer Client-Server

gambar-jaringan-komputer.jpg

Client Server

Client Server adalah jaringan komputer kabel yang berisi sebuah komputer sebagai server dan komputer-komputer lainnya sebagai client. Tugas komputer server adalah melayani permintaan-permintaan yang dilakukan oleh komputer client. Oleh sebab itu, komputer server harus terbuat dari hardware dan software yang khusus agar memiliki performa dan dukungan yang lebih baik. Jaringan client-server unggul pada pengelolaan jaringan yang terpusat di komputer server sehingga lebih mudah mengatur semua komputer client.

Perbedaan Peer-to-Peer dan Client-Server

Di bawah ini merupakan perbedaan-perbedaan yang dimiliki jaringan peer to peer dan client server versi Farof, antara lain :

  1. Kedudukan semua komputer di jaringan peer to peer adalah sama, sedangkan client server berisi sebuah komputer server dan sisanya sebagai komputer client.
  2. Pembuatan jaringan peer to peer lebih sederhana dan mudah karena tidak memerlukan perangkat khusus, sementara pembuatan jaringan client server membutuhkan perangkat khusus server untuk menangani semua client.
  3. Kelebihan jaringan client server terletak pada kemudahan pengelolaannya yang terpusat di komputer server, berbeda dengan jaringan peer to peer yang susah dikendalikan karena masing-masing komputer memiliki hak yang sama.