Perbedaan Daging Ayam Kampung dan Ayam Negeri

Sudah tahu belum apakah perbedaan antara daging ayam kampung dan ayam negeri? Salah satu bahan makanan yang disukai oleh berbagai kalangan khususnya di Indonesia adalah daging ayam. Bukan tanpa alasan kenapa daging ayam begitu digemari. Selain karena rasanya yang lezat, daging ayam juga mengandung gizi dan nutrisi yang sangat bagus untuk mendukung pertumbuhan tubuh.

Dari sekian banyak jenis ayam, ada dua macam ayam yang paling sering dimanfaatkan dagingnya untuk diolah menjadi kuliner. Di antaranya yaitu ayam kampung dan ayam negeri. Ayam kampung adalah sebutan untuk ayam asli Indonesia yang umumnya dipelihara secara umbaran. Sedangkan ayam negeri merupakan ayam pedaging dan diternakkan di kandang tertutup secara intensif.

daging-ayam-kampung-negeri.jpg

Jika diperhatikan dengan seksama, daging ayam kampung dan daging ayam negeri memiliki sejumlah perbedaan. Kira-kira apa sajakah faktor-faktor yang membedakan kedua jenis ayam tersebut ya?

Warna

Pada umumnya, wujud daging ayam kampung dengan ayam negeri sangat berbeda terutama jika dilihat dari warnanya. Warna daging ayam kampung tampak kemerah-merahan dan cenderung gelap. Sebaliknya daging ayam negeri berwarna kemerah-merahan terang dan pink keputih-putihan. Faktor-faktor yang menyebabkan kedua daging ini mempunyai warna yang berbeda antara lain makanan, teknik pemeliharaan, dan usianya.

Tekstur

Dalam proses pemasakannya, waktu yang dibutuhkan untuk merebus daging ayam kampung lebih lama dibandingkan dengan daging ayam negeri. Hal ini dikarenakan tekstur daging ayam kampung lebih tebal dan lebih alot daripada daging ayam negeri yang berlemak. Beberapa orang bahkan percaya kalau menambahkan daun jambu di rebusan daging ayam kampung, maka dapat mempercepat teksturnya menjadi empuk.

Kulit

Selain bagian dagingnya, ternyata kulit ayam kampung dan negeri pun berbeda juga lho. Kulit ayam kampung biasanya terasa alot, kenyal, tidak gampang robek, dan tidak terlalu berlemak. Sementara itu, kulit ayam negeri mengandung cukup banyak minyak di lapisan bawahnya sehingga mudah sobek.