Jawaban dari Perbedaan Bibit dan Benih

Apakah perbedaan antara bibit dan benih? Bagi Anda yang berprofesi sebagai petani atau Anda yang memiliki hobi bercocok-tanam, tentunya istilah bibit dan benih sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Tetapi apakah Anda mengetahui pengertian serta perbedaan dari masing-masing kata tersebut? Benih bisa disebut sebagai bakal tanaman baru, sedangkan bibit merupakan benih tanaman yang sudah mulai tumbuh.

Kendati kata bibit dan kata benih sering diucapkan dalam keseharian kita, tetapi kenyataannya masih banya orang yang keliru dalam menggunakan kedua kata ini. Sebagai contoh, kebanyakan orang menyebut bibit tomat atau bibit cabai ketika ingin membeli biji tanaman tersebut. Padahal yang benar dalam kaidah bahasa indonesia adalah benih tomat atau pun benih cabai.

perbedaan-bibit-dan-benih.jpg

Ingat, semua biji-bijian yang nantinya akan ditanam kembali disebut sebagai benih. Benih padi memiliki wujud berupa butiran gabah yang masih utuh. Begitu pula dengan benih kelapa berupa buah kelapa utuh yang sudah berumur cukup tua.

Sementara itu, bibit merujuk pada tanaman muda yang sudah tumbuh di persemaian. Tanaman ini telah mempunyai tunas dan akar sehingga siap dipindahkan ke lokasi penanaman. Jadi apabila gabah padi yang sudah disemai siap untuk dipindahkan ke sawah, maka gabah yang demikian ini bisa disebut bibit padi. Sama halnya juga dengan bibit cabai, bibit kopi, bibit cengkeh, dan sebagainya.

Kesimpulan

Pengertian bibit adalah benih yang telah berkecambah. Sedangkan benih ialah biji yang belum berkecambah dan bisa digunakan untuk memperbanyak tanaman. Jadi perbedaan antara bibit dengan benih hanyalah terletak pada wujudnya apakah sudah mengalami proses perkecambahan atau belum.