Perbedaan Sepatu Running dan Training

Apakah perbedaan antara sepatu running dan sepatu training? Sepatu adalah lapik atau pembungkus kaki yang biasanya dibuat dari kulit, karet, dan sebagainya, di mana biasanya bagian telapak serta tumitnya cukup tebal dan keras. Berdasarkan kegunaannya, di antaranya terdapat sepatu running dan sepatu training.

Sepatu running cocok digunakan pada saat berlari. Sedangkan sepatu training dirancang khusus untuk digunakan untuk melatih masa otot di pusat kebugaran. Mengenakan sepatu sesuai dengan fungsinya akan membantu kita merasa nyaman selama berolahraga dan terhindar dari risiko cedera.

perbedaan-sepatu-running-dan-training.jpg

Sepatu Running

Pada waktu Anda sedang berlari, secara otomatis bagian telapak kaki akan bersinggungan terus-menerus dengan permukaan tanah. Semakin kencang Anda melangkahkan kaki, maka semakin cepat pula frekuensi benturan yang terjadi. Begitu pula dengan posisi yang selalu membentuk arah yang berbeda setiap kali kaki diangkat ke udara. Itu sebabnya, Anda membutuhkan sepatu yang dapat menahan beban benturan dan memiliki fleksibilitas yang tinggi ketika berlari.

Kebanyakan sepatu running didesain dengan bentuk yang sangat detail. Bobot sepatu ini cukup ringan sehingga pemakainya tidak terbebani dan mempermudah untuk bergerak maju ke depan. Tapak sepatu yang menyertainya pun lebih halus sehingga tidak mengganggu laju si pelari. Sepatu juga perlu ditanami bantalan yang empuk supaya penggunanya tetap merasakan kenyamanan.

Sepatu Traininng

Sepatu training ditujukan untuk keperluan berlatih di gym atau olahraga lain yang memerlukan gerakan kaki secara tak beraturan, baik ke depan, belakang, maupun samping. Sepatu ini umumnya diisi dengan lapisan busa yang lebih tebal untuk membuatnya terasa empuk di telapak kaki. Sedangkan di bagian sisi sampingnya juga dilengkapi dengan dukungan yang lebih banyak.

Perbedaan

Di bawah ini perbedaan-perbedaan antara sepatu running dan training versi Farof yaitu :

  1. Busa yang melengkapi sepatu training lebih banyak daripada sepatu running.
  2. Sepatu running terasa ringan, sedangkan sepatu training memiliki bobot yang sedikit lebih berat.
  3. Tapak sepatu running lebih halus, sebaliknya sepatu training mampu mencengkeram permukaan dengan erat.
  4. Bentuk sepatu running umumnya memanjang, sementara sepatu training berbentuk melebar karena dilengkapi dukungan di sampingnya.