Enam Perbedaan Sabun dan Deterjen

Apakah perbedaan utama antara sabun dan deterjen? Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), sabun adalah bahan yang dapat berbuih serta digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, piring, dan sebagainya. Sabun biasanya terbuat dari campuran alkali, garam, dan natrium. Sementara itu, detergen/deterjen ialah bahan pembersih pakaian yang tidak terbuat dari lemak atau soda dan memiliki rupa seperti tepung atau cairan.

Baik sabun maupun deterjen sama-sama memiliki kegunaan untuk membersihkan suatu permukaan benda yang kotor. Khususnya untuk menghilangkan noda membandel seperti minyak, kedua bahan ini sangat efektif dalam membersihkannya. Prinsip kerja sabun yaitu dengan mengikat kotoran menggunakan air sehingga permukaan suatu benda menjadi bersih dan higienis. Sedangkan pada deterjen, partikel kotoran-kotoran akan ditarik dari suatu permukaan benda.

perbedaan-sabun-dan-deterjen.jpg

Sabun

Sabun merupakan garam alkali dari asam lemak suku tinggi sehingga ketika bercampur dengan air bakal dihidrolis secara parsial. Hal ini mengakibatkan larutannya bersifat basa. Apabila diaduk-aduk, larutan sabun akan menimbulkan buih karena garam magnesium dan kalsiumnya sudah mengendap. Sabun biasanya digunakan sebagai bahan pembersih.

Deterjen

Secara prinsip, deterjen tak ubahnya seperti sabun. Bahan ini terbuat dari garam alkali sulfat dan atau sulfoniat. Deterjen bekerja dengan menarik partikel-partikel kotoran dari media yang dikotorinya. Bahan ini sama sekali tidak bisa melarutkan lemak ke dalam air. Deterjen juga tidak dipengaruhi oleh tingkat kesadahan air.

Perbedaan Sabun dan Deterjen

Perbedaan-perbedaan antara sabun dan deterjen menurut Farof yaitu :

  1. Sabun adalah garam alkali karboksilat, sedangkan deterjen merupakan garam alkali sulfat/sulfoniat.
  2. Molekul sabun lebih mudah terdegradasi oleh bakteri pengurai daripada molekul deterjen.
  3. Sabun bereaksi dengan ion Ca2+ dan Mg2+, sementara deterjen tidak bereaksi terhadap ion-ion tersebut.
  4. Berbeda dengan deterjen, sabun yidak bisa digunakan untuk mencuci di dalam air sadah.
  5. Sabun merupakan hasil dari proses penetralam asam lemak memakai alkali, lain halnya dengan deterjen yang merupakan campuran zat kimia dari sintetik/alam.
  6. Pada dasarnya, sabun diperuntukkan sebagai bahan pembersih kulit, tetapi deterjen ditujukan untuk bahan pembersih pakaian.