Perbedaan Jamur dengan Tumbuhan Tingkat Tinggi

Apakah perbedaan jamur dengan tumbuhan tingkat tinggi? Di dalam ilmu biologi, kita mengenal istilah kingdom yang membagi tiap-tiap organisme menjadi beberapa kelompok tertentu. Di antaranya yaitu kingdom animalia, kingdom prototista, kingdom monera, kingdom fungi, dan kingdom plantae. Ada pula istilah organisme eukariotik dan organisme prokariotik.

Tahukah Anda, sebelum ditemukannya mikroskop pada tahun 1700-an, jamur (fungi) masih dianggap sebagai anggota dari tumbuhan (plantae). Barulah setelah ditemukan perbedaan antara keduanya, terutama dalam metode bertahan hidup yang dimiliki, jamur dapat dipastikan bukan tumbuhan. Beda yang paling mencolok yaitu tumbuhan merupakan produsen makanan, sedangkan jamur adalah pengurai.

jamur-dan-tumbuhan.jpg

Di bawah ini perbedaan-perbedaan antara jamur dan tumbuhan yang patut Anda ketahui :

Perbedaan 1 : Makanan

Seperti kita tahu, tumbuhan mampu menghasilkan makanannya sendiri. Proses ini dinamakan sebagai fotosintesis, di mana tumbuhan memanfaatkan karbondioksida, air dan unsur hara, serta sinar matahari sebagai bahan baku produksinya. Di sisi lain, jamur sama sekali tidak bisa membuat bahan makanan. Jamur biasanya mendapatkan makanan dari inangnya dengan cara menguraikan bahan tersebut menjadi makanannya. Jamur akan mensekresikan enzim kepada substrat, lalu menyerap hasil pencernaan dari enzim tadi.

Perbedaan 2 : Klorofil

Klorofil adalah zat hijau yang membantu berlangsungnya proses fotosintesis pada tumbuhan. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak sanggup berfotosintesis. Itu sebabnya, jamur termasuk organisme heterotoph. Sementara itu, tumbuhan dapat melakukan fotosintesis sehingga tergolong sebagai organisme autotroph.

Perbedaan 3 : Reproduksi

Suatu benda yang bisa melakukan reproduksi dapat dinamakan makhluk hidup. Ada dua metode reproduksi yaitu secara generatif (alami) dan vegetatif (buatan). Metode reproduksi secara alami pada tumbuhan biasanya melalui serbuk sari dan biji. Sebaliknya, karena jamur tidak mampu menghasilkan serbuk sari dan biji, jamur biasanya bereproduksi dengan spora. Perbedaan lainnya yaitu tumbuhan menghasilkan gamet, tetapi jamur tidak memproduks gamet untuk reproduks generatifnya.

Perbedaan 4 : Struktur

Susunan struktur yang tidak sama menyebabkan cara tumbuhan dan jamur untuk dapat melekat ke suatu benda pun berbeda pula. Tumbuhan mempunyai akar yang memungkinkannya dapat menempelkan diri ke dalam tanah serta mencari air dan zat hara. Sedangkan jamur akan menyebarkan filamen sebagai tempatnya untuk melekatkan diri. Jamur juga tidak dilengkapi dengan struktur batang, daun, dan akar yang kompleks. Selain itu, dinding sel tumbuhan diselubungi selulosa, namun dinding sel jamur terbuat dari kitin.

Perbedaan 5 : Ekologi

Pada lingkaran ekologi, tumbuhan dan jamur memegang peranan yang saling bertolak belakang. Karena mampu menghasilkan makanan, tumbuhan dianggap sebagai produsen. Tumbuhan menghasilkan biomassa dari proses fotosintesis. Di sisi lain, jamur bertindak sebagai pengurai yang memecahkan biomassa tadi.