Tiga Perbedaan Kolam dan Tambak Ikan

Apakah perbedaan antara kolam dan tambak? Dalam membudidayakan ikan, tentunya kita membutuhkan suatu wadah yang dapat menampung air sebagai media pemeliharaannya. Setidaknya terdapat dua media pemeliharaan ikan yang biasa digunakan yaitu kolam dan tambak. Sebelum mengetahui perbedaan antara keduanya, mari kita pelajari pengertiannya masing-masing terlebih dahulu.

perbedaan-kolam-dan-tambak.jpg

Kolam

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mendefinisikan kolam sebagai ceruk di tanah yang agak luas dan dalam yang berisi air untuk memelihara ikan dan sebagainya. Kolam biasanya dibuat secara khusus sebagai media pembudidayaan ikan yang dibatasi oleh pematang/tanggul dan terletak di daratan. Sumber air yang dimasukkan ke dalam kolam merupakan air tawar yang didapatkan dari sungai, rawa, waduk, danau, dan lain-lain.

Menurut pengertian secara teknis, kolam adalah suatu perairan buatan yang memiliki ukuran dalam luas terbatas. Tujuan pembuatan kolam yaitu mempermudah dalam mengelola dan mengatur air, membudidayakan binatang air, serta meraih target produksi yang optimal. Selain sebagai tempat bagi ikan untuk hidup, kolam yang baik juga harus bisa menyediakan pakan alami bagi ikan yang ada di dalamnya. Ini berarti kolam pun sebaiknya dapat menumbuhkan makanan secara alami.

Terdapat tiga jenis kolam menurut bahan baku pembuatannya, antara lain :

  1. Kolam tradisional/ekstensif adalah kolam yang keseluruhan strukturnya terbuat dari tanah.
  2. Kolam semi intensif adalah kolam yang pematangnya terbuat dari beton, sedangkan dasarnya masih berupa tanah.
  3. Kolam intensif adalah kolam yang keseluruhan strukturnya terbuat dari beton.

Tambak

Arti kata tambak berdasarkan terjemahan dari KBBI adalah kolam di tepi laut yang diberi pematang untuk keperluan memelihara ikan seperti ikan mujair, ikan bandeng, ikan bawal, ikan patin, udang, dan sebagainya. Tambak pada umumnya berupa lahan/tempat yang sengaja dibuat menjadi area pembudidayaan ikan. Lokasi tambak selalu berada di pesisir pantai. Sumber air yang digunakan pada tambak berasal dari air laut atau pun air payau.

Tambak merupakan lahan yang dipakai untuk pemeliharaan ikan, udang, dan binatang air lainnya. Pembangunan tambak biasanya dipilih di area yang berdekatan dengan daerah pasang surut air. tambak yang bagus harus memenuhi persyaratan dan kesesuaian dengan sifat serta karakteristik ikan yang akan dirawat di dalamnya.

Perbedaan

Berikut ini Farof rangkumkan perbedaan-perbedaan antara kolam dan tambak :

  1. Tambak berukuran jauh lebih luas dibandingkan dengan kolam kebanyakan. Sedangkan ukuran kolam sangat variatif, mulai dari ukuran yang sangat kecil hingga kolam berukuran raksasa.
  2. Kolam bisa dibuat di tempat mana pun asalkan tersedia air yang cukup di sekitarnya. Sementara itu, tambak harus dibangun di daerah pesisir pantai.
  3. Kolam selalu diisi dengan air tawar. Berbeda dengan tambak yang wajib diisi dengan air payau atau air laut.