7 Perbedaan Sapi, Kerbau, dan Banteng

Apakah perbedaan antara sapi, kerbau, dan banteng? Ketiga binatang mamalia ini memang sekilas terlihat sama antara satu dengan yang lainnya ya. Hal ini dikarenakan ketiganya sama-sama berasal dari subfamilia yang sama. Bahkan antara sapi dan banteng mempunyai genus yang sama yaitu Bos. Tapi tahukah Anda, apakah perbedaan-perbedaan yang dimiliki oleh ketiga hewan ini?

perbedaan-sapi-kerbau-banteng.jpg

Sapi

Sapi (Bos taurus) adalah binatang memamah biak yang tergolong ke dalam genus Bos. Di beberapa daerah, sapi sering disebut sebagai lembu. Sapi mempunyai tanduk yang cukup pendek dengan kulit tubuh yang berwarna macam-macam. Sapi betina memiliki susu dalam ukuran yang sangat besar. Sebagai binatang ternak, sapi biasanya dimanfaatkan daging, susu, dan tenaganya untuk menarik gerobak. Pengecualian untuk sapi Bali, sebenarnya binatang ini bukanlah sapi melainkan banteng.

Kerbau

Kerbau (Bubalus bubalis) adalah hewan ternak yang berasal dari subfamilia yang sama dengan sapi, tetapi genusnya berbeda yaitu Bubalus. Daya tahan yang dimiliki oleh kerbau jauh lebih baik daripada sapi dan banteng karena tetap bisa bertahan hidup secara normal pada masa paceklik. Ukuran tanduk kerbau besar sekali hingga mencapai panjang 1 m serta tumbuh menjorok ke arah belakang. Manfaat kerbau bagi manusia antara lain pada daging, tenaga, kulit, dan susu untuk pembuatan keju Mozzarella.

Banteng

Banteng (Bos javanicus) adalah hewan pemamah biak yang masih termasuk dalam genus Bos. Tinggi banteng bisa mencapai 1,6 m, panjang 2,3 m, dan bobotnya sekitar 680-810 kg. Banteng jantan mempunyai kulit yang berwarna biru kehitaman sampai cokelat gelap, tanduk yang panjang melengkung ke atas, serta punuk di bagian pundaknya. Sedangkan banteng betina memiliki kulit yang warnanya cokelat kemerahan, ukuran tanduknya pendek yang mengarah ke dalam, dan tidak mempunyai punuk.

Perbedaan

Di bawah ini tujuh perbedaan yang dimiliki antara sapi, kerbau, dan banteng antara lain :

  1. Berdasarkan klasifikasi ilmiah, sapi dan banteng sama-sama berasal dari genus Bos tetapi berbeda dalam sukunya. Sedangkan meskipun subfamilia kerbau masih sama dengan sapi dan banteng, namun kerbau mempunyai genus yang berbeda.
  2. Ukuran tanduk yang paling terkecil dimiliki oleh sapi, kemudian banteng yang tanduknya cukup besar dan melengkung, serta tanduk kerbau berukuran jauh lebih besar bisa mencapai 1 m.
  3. Dibandingkan dengan kerbau betina maupun banteng betina, sapi betina mempunyai susu yang berukuran jauh lebih besar.
  4. Kerbau selalu memiliki kulit yang berwarna hitam kecokelatan, kecuali bila mengalami kelainan genetik. Sementara banteng mempunyai kulit berwarna putih pada bagian-bagian tertentu seperti kaki bagian bawah, pantat, punuk, mata, dan moncong. Berbeda halnya dengan sapi yang warnanya jauh lebih beraneka ragam mulai dari putih, hitam, merah, cokelat, hingga perpaduan dari beberapa warna.
  5. Salah satu kebiasaan kerbau yang berbeda dengan sapi dan banteng adalah kesukaannya berkubang di sungai, sawah, atau lumpur. Hal ini dikarenakan kerbau tidak memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu udara yang panas.
  6. Daging kerbau mempunyai kelir yang lebih cerah dibandingkan dengan daging sapi. Tekstur yang dimilikinya pun lebih alot karena pola seratnya cukup rapat. Itulah kenapa, daging kerbau kurang diminati di pasaran.
  7. Dari segi produk susu yang dihasilkan, susu kerbau jauh lebih banyak mengandung lemak ketimbang susu sapi. Susu kerbau bisanya digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan keju mozzarrela serta dadiah, makanan khas dari Minangkabau.