Cara Membedakan Jaket Kulit Asli dan Sintetis

Bagaimana cara membedakan jaket kulit asli dan sintetis? Tidak sedikit orang yang memilih jaket kulit untuk mendukung penampilannya. Ini dikarenakan jaket kulit mampu meningkatkan pesona pemakainya. Pria yang mengenakan jaket kulit akan terlihat gagah perkasa. Begitu pula wanita yang menggunakan jaket ini akan tampak semakin feminin.

Sepeti kita tahu, di pasaran terdapat dua macam jaket kulit yang dibedakan menurut bahan bakunya yaitu jaket kulit asli dan jaket kulit sintetis. Tidak masalah apakah Anda lebih tertarik dengan jaket kulit asli atau justru lebih menyukai jaket kulit sintetis karena alasan tertentu. Hanya saja, masalah muncul bila seseorang yang berniat membeli jaket kulit asli malah keliru mengambil jaket kulit sintetis

jaket-kulit-asli-sintetis.jpg

Nah, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan untuk membedakan jaket kulit asli dengan jaket kulit sintetis!

  1. Konsisten

Jika diamati lebih teliti, jaket kulit asli mempunyai tekstur permukaan yang berbeda dengan jaket kulit sintetis. Jaket kulit asli memiliki permukaan yang teksturnya tidak rata, susunan pori-porinya tidak beraturan, dan sifatnya tidak konsisten. Hal ini dikarenakan permukaan kulit ini terbentuk secara alami sehingga sering ditemukan bagian jaket yang permukaannya halus, kasar, atau berkerut. Berbeda dengan jaket kulit sintetis yang mempunyai permukaan dengan karakteristik yang sama rata. Tidak mengherankan sebab pembuatan bahan baku jaket ini dilakukan oleh mesin khusus yang mempunyai standar kualitas sehingga sifatnya konsisten.

  1. Tekstur

Setelah Anda mengamati permukaan jaket kulit apakah sama atau tidak, berikutnya cobalah raba permukaan jaket tersebut untuk merasakan teksturnya. Jaket kulit asli selalu mempunyai permukaan yang agak kasar karena mengandung pori-pori. Berbeda dengan jaket kulit sintetis yang permukaannya terasa halus. Pengecualian pada jaket yang terbuat dari kulit domba, permukaan jaket tersebut biasanya terasa halus dan sangat khas.

  1. Aroma

Aroma jaket yang terbuat dari kulit asli dan kulit sintetis pun tidak sama. Jaket kulit sintetis akan mengeluarkan aroma yang menyerupai obat kimia polimer. Sementara itu, aroma jaket kulit asli sesuai dengan aroma dari bahan penyamak kulit yang digunakan. Contohnya pengrajin yang memakai bahan penyamak dari krom membuat jaket kulit yang dibuatnya memiliki bau seperti krom. Hal yang sama juga berlaku apabila pengrajin menggunakan bahan penyamak yang bersifat nabati.

  1. Bakar

Bila dengan ketiga cara di atas Anda belum yakin dengan jenis suatu jaket kulit, tidak ada salahnya untuk membakar ujung jaket tersebut sedikit saja. Pilihlah bagian jaket yang letaknya cukup tersembunyi agar noda bekas pembakaran tidak terlalu kentara. Jaket kulit asli sangat sulit terbakar dan mengeluarkan bau khas kulit. Sebaliknya, jaket kulit sintetis cukup mudah terbakar sehingga seratnya akan menggumpal. Bau jaket sintetis yang terbakar pun mirip seperti plastik.

  1. Harga

Rata-rata harga jaket kulit asli jauh lebih mahal dibandingkan dengan jaket kulit sintetis. Semakin besar ukuran jaket tersebut, maka semakin tinggi pula harganya. Ini disebabkan oleh keterbatasan bahan baku, harga bahan baku yang mahal, dan waktu pembuatan yang lama. Satu jaket kulit untuk orang dewasa biasanya membutuhkan bahan baku berupa kulit dari 3-5 ekor domba. Berbeda dengan harga jaket kulit sintetis yang umumnya lebih terjangkau.