Perbedaan Kelinci Jantan dan Kelinci Betina

Apakah perbedaan antara kelinci jantan dan kelinci betina? Tidak sedikit para pencinta kelinci yang mengaku kesulitan dalam mengetahui jenis kelamin binatang peliharaannya. Mereka kebingungan dalam mengidentifikasi jenis kelamin kelinci tersebut, apakah jantan atau betina. Bahkan lucunya masih banyak orang yang menganggap kalau kelinci yang berwarna gelap berjenis kelamin jantan. Sedangkan kelinci yang memiliki warna terang seperti putih dan cokelat pasti berjenis kelamin betina.

Untuk mencegah terjadinya kesalahan Anda dalam memastikan jenis kelamin seekor kelinci, ada baiknya Anda mempelajari perbedaan-perbedaan antara keduanya. Bahkan ciri khas kelinci jantan serta kelinci betina termasuk gampang untuk dikenali. Pasalnya sebagai salah satu binatang mamalia, kelinci jantan mempunyai ciri fisik dan tingkah laku khusus yang tidak dimiliki oleh kelinci betina. Begitu pula sebaliknya. Harapannya setelah mempelajari artikel ini adalah Anda bisa mengidentifikasi sendiri jenis kelamin seekor kelinci dengan benar.

perbedaan-kelinci-jantan-betina.jpg

Kelinci adalah binatang mamalia yang termasuk dalam famili Leporidae. Pada mulanya, kelinci merupakan hewan liar yang berasal dari Benua Afrika. Namun kini kelinci sudah banyak ditemukan di hampir seluruh belahan dunia. Bahkan Indonesia mempunyai spesies kelinci endemik yang asli dai Pulau Sumatera yaitu Nesolagus netscheri. Saat ini kelinci dikenal sebagai hewan peliharaan dan hewan pedaging. Konon daging kelinci sangat ampuh untuk menyembuhkan penyakit asma.

Kelinci Jantan

Kelinci jantan dapat diketahui dengan mengamati bentuk alat kelaminnya secara langsung. Kelinci ini mempunyai sebuah alat kelamin yang berbentuk tabung kecil dan berwarna merah muda. Posisinya terletak di bawah ekor serta bersebelahan dengan bagian dubur. Jadi untuk mengidentifikasinya, Anda perlu mengangkat kelinci tersebut dengan hati-hati.

Kelinci pejantan umumnya mempunyai kepala yang berbentuk cenderung membulat. Jika dibandingkan dengan kelinci betina, ukurannya pun lebih kecil sebab mengandung lemak yang lebih sedikit. Kelinci jantan juga tidak memiliki lipatan kulit pada bagian lehernya. Selain perilakunya lebih agresif, kelinci ini sering mengeluarkan urine di sekitar kandang sebagai penanda wilayahnya.

Kelinci Betina

Berbeda dengan kelinci jantan, kelinci betina memiliki alat kelamin yang berbentuk datar, terdapat garis vertikal, dan berwarna pink. Kepalanya cenderung memiliki bentuk memanjang dengan ukuran tubuh yang lebih gemuk karena mengandung lebih banyak lemak. Apalagi untuk kelinci betina yang sedang hamil, kelinci ini biasanya mempunyai bentuk tubuh yang membulat dan perutnya pun membesar.

Kelinci betina umumnya lebih jarang membuang urine di lingkungan luar. Perilakunya pun tidak seagresif kelinci jantan. Tetapi jangan salah, kelinci betina yang sedang mengasuh anak-anaknya akan memiliki perangai yang galak sekali, jauh lebih agresif daripada kelinci jantan. Ciri khas lain yang dimiliki oleh kelinci betina yaitu adanya lipatan kulit di bagian lehernya.