Perbedaan Burung Kepodang Jantan dan Betina

Apakah perbedaan burung kepodang jantan dan betina? Kepodang (Passeriformes) dapat dijumpai dengan mudah mulai dari hutan tropis sampai dengan hutan subtropis. Burung ini biasanya hidup secara berpasang-pasangan. Ia kerap memilih pepohonan yang tumbuh tinggi menjulang sebagai tempat tinggalnya. Suaranya yang merdu dan menggelegar membuat kepodang banyak dijadikan sebagai burung peliharaan.

Daerah persebaran burung kepodang di Indonesia meliputi Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, dan Pulau Sulawesi. Penampilan burung ini sangat khas yakni perpaduan antara warna kuning dan warna hitam. Di bagian kepalanya juga terdapat garis berwarna hitam menyerupai topeng yang menutupi mata sampai tengkuk. Keunikan lainnya adalah burung kepodang mempunyai iris mata yang berkelir merah dengan paruh yang berwarna merah muda.

Meskipun secara keseluruhan penampilan burung kepodang dapat dikatakan cantik sekali, tetapi para penghobi umumnya lebih tertarik dengan suara kicauannya. Di habitat alaminya, burung kepodang akan bernyanyi dengan sangat lantang ketika sedang hinggap di dahan pepohonan. Suara tersebut digunakannya untuk menarik perhatian lawan jenis serta memberitahukan kepada burung yang lain kalau wilayah tersebut merupakan daerah kekuasaannya. Sama seperti burung lovebird, pejantan lah yang memiliki suara lebih bagus daripada si betina.

kepodang-jantan-dan-betina.jpg

Jadi kalau Anda berniat memelihara burung kepodang sekadar untuk hobi dan menikmati keindahan suaranya, pastikan Anda membeli burung kepodang jantan. Berikut ini ciri-ciri yang menjadi pembeda antara burung kepodang jantan dengan burung kepodang betina :

  1. Burung kepodang jantan selalu mempunyai postur tubuh yang berukuran lebih besar daripada betinanya di rentang usia yang sama. Namun terkadang ada juga burung yang mengalami kelainan fisik sehingga pertumbuhannya pun menjadi terhambat.
  2. Burung kepodang jantan memiliki topeng yang bentuknya tipis dan melancip. Sedangkan bentuk garis hitam tersebut pada burung kepodang betina adalah lebih luas dan melebar.
  3. Bentuk kepala milik kepodang jantan dan kepodang betina pun agak berlainan. Jika diperhatikan dengan seksama, burung kepodang jantan mempunyai kepala yang bentuknya rata dan ukurannya pun lebih besar. Berbeda dengan kepala kepodang betina yang cenderung membulat.
  4. Faktor lain yang membedakan yaitu wujud paruhnya. Anda bisa melihat kalau paruh burung jantan berukuran lebih besar dan berwarna lebih menyala dibandingkan dengan paruh kepodang betina.
  5. Burung kepodang mempunyai ekor yang berwarna hitam pada bagian atasnya serta warna kuning pada sisinya. Ingat, warna kuning pada ekor burung kepodang jantan lebih cerah dan luas. Sementara pada burung kepodang betina, warna kuning tersebut tampak kusam dan sempit.
  6. Warna kuning juga terdapat di bagian sayap burung kepodang dan bentuknya seperti goresan. Perlu diketahui, warna kuning pada sayap kepodang jantan terlihat renggang dan melebar. Namun pada kepodang betina, warna kuning tadi tampak sedikit dan menyempit.
  7. Tingkah laku burung kepodang juga bisa menunjukkan jenis kelamin aslinya. Burung kepodang jantan memiliki perilaku yang lebih agresif ketimbang burung kepodang betina yang cenderung pendiam.
  8. Perbedaan mencolok bisa dilihat dari kualitas suara antara burung pejantan dengan burung betina. Burung kepodang jantan mempunyai suara yang lebih lantang, rajin berkicau, dan lebih bervariasi karena digunakannya untuk menarik perhatian burung kepodang betina.