5 Perbedaan Sugar Glider dan Tupai Terbang

Apakah perbedaan sugar glider dan tupai terbang? Mungkin Anda sedang berniat untuk memelihara sugar glider/tupai terbang dan menanyakan pertanyaan yang sama. Anda tidak perlu khawatir sebab masih banyak sekali orang lain seperti Anda yang juga sama sekali tidak mengetahui bedanya sugar glider dengan tupai terbang. Malahan lucunya lagi adalah beberapa penjual awam pun mengaku tidak tahu-menahu kalau sugar glider tidak sama dengan tupai terbang.

Kebanyakan orang beranggapan kalau sugar glider sama seperti tupai terbang. Anggapan ini muncul lantaran kedua hewan tersebut sama-sama mempunyai kulit berbentuk membran tipis di antara kaki depan dan kaki belakangnya. Hal ini lantas membuat sugar glider dan tupai terbang sama-sama mampu jatuh secara melayang dari ketinggian pohon sehingga dapat berpindah tempat dengan aman. Mungkin Anda juga termasuk salah seorang yang terkecoh karena perihal ini.

perbedaan-sugar-glider.jpg

Sugar Glider

perbedaan-tupai-terbang.jpg

Tupai Terbang

Biar Anda bisa membedakan antara sugar glider dengan tupai terbang, ingat kelima faktor pembanding ini baik-baik ya.

  1. Warna

Kebanyakan sugar glider yang dijual di Indonesia berjenis classic gray. Jenis ini ditandai dengan warna abu-abu di sekujur tubuhnya serta corak berupa garis berwarna hitam yang memanjang dari kepala sampai ekor. Menariknya warna tupai terbang biasanya pun abu-abu. Tetapi tupai terbang tidak mempunyai corak, melainkan warnanya polos. Jenis lain dari sugar glider yang patut Anda ketahui antara lain mosaic, white tip, white face, leucistic, dan albino.

  1. Wajah

Jika diperhatikan dengan seksama, Anda akan menyadari kalau mimik muka sugar glider berbeda dengan tupai terbang. Wajah tupai terbang terlihat mirip seperti bajing kelapa yang sama-sama merupakan tupai. Berbeda dengan sugar glider yang mempunyai ukuran bola mata yang lebih besar. Hal ini membuatnya tampak lebih mirip kuskus. Yap, sugar glider memiliki wajah yang lebih imut dan lebih menggemaskan dibandingkan tupai terbang.

  1. Ekor

Perbedaan lain yang bisa dilihat dari sugar glider dan tupai terbang yakni ekornya. Tupai terbang mempunyai ekor yang berbentuk mengembang dan datar. Sedangkan ekor sugar glider berbentuk membulat dan terangkat naik. Namun meski bentuknya berbeda, ekor dari kedua binatang ini memiliki fungsi yang sama. Adapun fungsinya adalah mengendalikan arah jatuhnya saat melayang dari ketinggian.

  1. Kantung

Sugar glider tergolong sebagai binatang marsupial. Artinya sugar glider dilengkapi dengan semacam kantung di perutnya. Kantung tersebut berfungsi sebagai tempat perawatan bayi sugar glider sampai tiba masanya untuk belajar hidup mandiri. Sesaat setelah bayi sugar glider dilahirkan, maka bayi tersebut akan langsung masuk ke dalam kantung ini. Sayangnya tupai terbang tidak memiliki kantung seperti ini sehingga harus merawat anaknya di luar tubuh.

  1. Bau

Sugar glider juga mempunyai aroma khas yang cukup kuat lho. Namun Anda tidak perlu khawatir karena baunya tidak begitu menyengat seperti halnya sigung. Biasanya bau yang dikeluarkan oleh sugar glider jantan akan tercium lebih kuat daripada sugar glider betina. Sementara itu, tupai terbang tidak memiliki bau khas yang menyengat. Jadi buat Anda yang kurang suka dengan aroma sugar glider bisa memilih memelihara tupai terbang.