Perbedaan antara Buah Nangka dan Cempedak

Anda tentunya sudah akrab banget dengan yang namanya buah nangka kan? Lalu bagaimana dengan buah cempedak, apakah Anda sudah tahu apa itu buah cempedak? Buah cempedak memiliki bentuk, rasa, dan keharuman yang menyerupai buah nangka. Tetapi aromanya sangat kuat dan menusuk hidung seperti buah durian. Lalu, apa sih bedanya buah nangka dengan buah cempedak?

Pohon nangka dan pohon cempedak terutama dibudidayakan untuk diambil buahnya. Buah biasanya dimakan dalam keadaan segar. Kedua daging buah ini juga bisa dijadikan berbagai olahan seperti es, jus, bubur, dodol, selai, kolak, keripik, gorengan, dan lain-lain. Kedua-duanya pun disukai karena rasanya yang manis dan berbau harum. Begitu pula dengan buah nangka atau buah cempedak yang masih muda biasa dimasak menjadi sayuran seperti gudek, megana, sayur lodeh, sayur asam, dan gulai cubadak. Tidak ketinggalan, biji nangka dan biji cempedak juga kerap direbus untuk dijadikan camilan yang kaya akan kandungan karbohidrat.

Nangka (Artocarpus heterophyllus)

perbedaan-buah-nangka.jpg

Nangka adalah tanaman buah yang termasuk ke dalam suku Moraceae di genus Artocarpus. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi hingga mencapai 20-30 m. Pohon tersebut memiliki batang yang berbentuk bulat silindris, tajuknya padat dan lebat, serta mengeluarkan getah putih jika dilukai. Daun nangka berwarna hijau pekat, berbentuk bulat telur terbalik, helai daunnya cukup tebal, kaku, dengan panjang sampai 8 cm. Tumbuhan nangka ini berumah satu dan pembungaannya muncul di ketiak daun pada pucuk yang pendek dan khusus.

Buah nangka merupakan buah majemuk. Bentuk buah ini gelondong memanjang dan seringkali tidak merata. Panjang buah nangka bisa mencapai 100 cm. Pada bagian sisi luar buah membentuk duri yang pendek dan lunak. Daging buahnya berwarna kuning keemasan, baunya harum yang keras, serta terasa manis apabila masak. Di dalam daging buah ini tersimpan biji yang berbentuk bulat lonjong atau jorong agak gepeng dengan ukuran sekitar 2-4 cm.

Cempedak (Artocarpus integer)

perbedaan-buah-cempedak.jpg

Cempedak juga tergolong ke dalam famili Moraceae di genus Artocarpus. Kebanyak pohon cempedak tumbuh hingga tingginya mencapai belasan meter dengan tinggi maksimal 20 m. Pohon tersebut dipenuhi oleh ranting-ranting dan pucuk yang berambut halus , kecokelatan, dan kaku. Sementara daunnya sendiri berbentuk bulat telur terbalik sampai jorong, agak kaku seperti kulit, panjangnya 5-25 cm, bertepi rata, ujungnya meruncing, dan berambut kawat. Pembungaannya muncul di ketiak daun pada batang utama atau cabang besar.

Buah cempedak termasuk buah semu majemuk. Buah cempedak berbentuk silinder hingga bulat, panjangnya sampai 20-35 cm, dan bagian luarnya dipenuhi semacam duri lunak. Daging buahnya berwarna, harum dan manis, teksturnya lembut, berlendir di lidah, serta terasa agak berserat. Bila kondisinya sudah masak, keseluruhan isi buah yakni daging buah dan bunga steril/dami mudah terlepas dari porosnya.

Perbedaan

Di bawah ini merupakan perbedaan-perbedaan antara buah nangka dan buah cempedak yang patut Anda ketahui!

  1. Pohon nangka dan pohon cempedak memiliki rupa yang mirip sekali karena genus keduanya sama yaitu Artocarpus. Namun jika Anda memperhatikan daunnya, Anda bisa mengetahui perbedaan keduanya. Daun nangka memiliki permukaan yang kasar. Sedangkan permukaan daun cempedak bertekstur kasar dan ditumbuhi bulu halus.
  2. Dari segi bentuk, rasa, dan keharuman buah cempedak sama seperti buah nangka. Tetapi tingkat aroma yang dikeluarkan oleh buah cempedak jauh lebih kuat. Saking kuat dan menusuk hidungnya aroma tersebut bahkan terasa mirip buah durian. Berbeda dengan buah nangka yang mempunyai tingkat keharuman yang lembut.
  3. Cobalah Anda membelah buah nangka dan buah cempedak yang sudah masak lalu perhatikan isi di dalamnya. Tampak bahwa daging buah nangka berbentuk padat, sedangkan daging buah cempedak terlihat lembek seperti daging buah durian. Daging buah nangka juga sulit dikeluarkan dari porosnya, apalagi untuk bunga steril/daminya. Lain dengan daging buah cempedak dan daminya yang mudah sekali terlepas dari porosnya.