Beda Kaktus dan Sukulen serta Penanamannya

Apa sih perbedaan tanaman kaktus dan sukulen? Ada banyak sekali tumbuh-tumbuhan yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Semuanya memiliki keindahan dan daya tariknya masing-masing. Hal ini membuat kita pun untuk menanamnya sendiri di rumah. Sayangnya keterbatasan lahan di sekitar tempat tinggal membuat kita tidak bebas bercocok tanam. Apalagi jika Anda termasuk orang sibuk yang tidak mempunyai waktu luang banyak.

Ternyata berkebun menanam tumbuh-tumbuhan tidak melulu bisa dilakukan di lahan yang luas. Bagi Anda yang mempunyai rumah mungil pun dapat memelihara tanaman yang menarik. Beberapa ragam tumbuhan yang cocok ditanam di lingkungan yang sempit antara lain kaktus dan tanaman sukulen. Kedua tanaman tersebut mampu tumbuh dengan baik meskipun diletakkan di pot. Jenisnya pun sangat banyak dengan bentuk dan warna yang unik.

PERBEDAAN

Pada prinsipnya, sukulen adalah istilah yang berasal dari bahasa inggris. Sukulen bukan merupakan sebuah suku/family tumbuhan seperti halnya kaktus. Sukulen mencakup semua tanaman yang memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air di dalam batang utamanya. Dengan demikian, berarti semua kaktus termasuk salah satu tanaman sukulen. Contoh-contoh lain dari tanaman sukulen di antaranya lidah buaya, lidah mertua, sri rejeki, gelombang cinta, paku-pakuan, dan sebagainya.

perbedaan-kaktus-dan-sukulen.jpg

Penanaman dan Pemeliharaan

Kaktus dan sukulen bisa dipelihara di dalam pot. Ukuran pot yang dipakai sebaiknya disesuaikan dengan tinggi tanaman. Sebaiknya pilihlah pot yang terbuat dari tanah liat agar tingkat kelembaban media tanam dapat terjaga dengan baik. Kemudian di pot tersebut dimasukkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, sekam padi, dan pasir. Barulah bibit kaktus atau sukulen bisa ditanam.

Perawatan dasar yang perlu diberikan kepada kaktus/sukulen ialah memperhatikan air yang dibutuhkannya. Anda bisa menyiram air seperlunya supaya kebutuhan tanaman tersebut terpenuhi dengan baik. Jangan menyiram tanaman sukulen/kaktus setiap hari sebab justru akan mengakibatkan tanaman tersebut membusuk. Penyiraman sebaiknya hanya dilakukan ketika kondisi media tanam hampir kering.

Tanaman sukulen dan kaktus juga membutuhkan intensitas cahaya yang lebih banyak daripada tanaman-tanaman hias yang lain. Tanaman yang mendapatkan cahaya matahari cukup akan tumbuh sempurna dengan daun yang berwarna hijau segar dan batangnya tampak hijau pekat. Tanaman yang baru dipindahkan dari polybag ke pot sebaiknya dibiarkan beradaptasi terlebih dahulu. Setelah tanaman tadi menumbuhkan tanaman baru, Anda bisa memindahkannya ke lingkungan yang terbuka.