Bedanya Sistem Karburator dengan Sistem Injeksi!

Sepeda motor selalu dilengkapi dengan sistem yang menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran. Tugas utama sistem ini adalah melakukan pengolahan bahan bakar menggunakan teknik tertentu supaya menjadi campuran yang pas. Setelah didapatkan komposisi yang sempurna, maka campuran tersebut akan terus mengalir ke ruang bakar untuk diproses lebih lanjut.

Pada awalnya, sepeda motor menerapkan sistem injeksi untuk melakukan tugas ini. Tetapi karena prosesnya kurang efisien sehingga mengakibatkan pemborosan bahan bakar, sistem tersebut lantas diganti. Sistem injeksi kini dipilih untuk menggantikan tugas sistem karburator sebagai pemasok bahan bakar. Keunggulannya yaitu kinerja sistem injeksi dapat disesuaikan dengan kebutuhan mesin dan kondisi cuaca.

perbandingan-sistem-karburator-injeksi.jpg

Sistem Karburator

Sistem karburator memiliki desain yang jauh lebih sederhana dibandingkan dengan sistem injeksi. Jumlah komponen-komponen penyusun sistem ini juga tidak terlalu banyak. Hal tersebut membuat perawatan, pembersihan, dan service yang dikerjakan untuk sistem karburator menjadi lebih mudah. Selain itu, sistem karburator pada umumnya dibanderol dengan harga yang lebih murah.

Namun sayangnya, kita hanya bisa mengatur A/F ratio pada sistem karburator cuma sekali saja. Prosesnya pun wajib dilaksanakan secara manual sehingga membutuhkan perhitungan yang sangat matang. Penyetelan sistem karburator di bagian A/F ratio diharapkan dapat mendukung semua kondisi. Imbasnya adalah kinerja sistem pun menjadi tidak efisien sehingga boros bensin.

Sistem Injeksi

Keunggulan sistem injeksi terletak pada proses pengaturan A/F ratio yang berjalan secara otomatis sesuai kebutuhan mesin serta kondisi cuaca. Faktor lain yang menjadi penentunya yaitu kadar emisi sehingga sistem ini lebih ramah lingkungan. Atas kelebihan-kelebihannya inilah, kebutuhan bahan bakar pada sistem injeksi lebih irit daripada sistem karburator. Kapasitas bahan bakar yang mengalir ke ruang pembakaran akan terus disesuaikan.

Mengingat sistem injeksi terdiri atas komponen kompleks yang membentuk suatu rangkaian yang rumit, jangan heran kalau harganya lebih mahal. Banyaknya komponen penyusun sistem ini pula yang mengakibatkan hanya profesional yang bisa melakukan perawatan atau pembersihan. Agar usianya dapat bertahan lama, sepeda motor yang dilengkapi injeksi perlu mendapatkan service khusus secara berkala.

Perbandingan

Faktor pembeda antara sistem karburator dengan sistem injeksi terletak di proses kerjanya. Cara sistem karburator dalam menghisap bahan bakar lalu mengalirkannya ke ruang bakar berbeda dengan sistem injeksi. Hisapan bahan bakar pada sistem karburator didapatkan dari pergerakan piston di area silinder. Sedangkan di sistem injeksi sudah dilengkapi alat injektor khusus yang melakukan penyemprotan bahan bakar.

Perbandingan lainnya bisa dilihat dari keefektifan kerja kedua sistem tersebut dalam menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran. Proses pengaturan A/F ratio pada sistem karburator hanya bisa dilakukan secara manual sebanyak satu kali sehingga kinerjanya kurang efektif. Berbeda dengan penyetelan A/F ratio pada sistem injeksi yang berlangsung secara otomatis sesuai kebutuhan mesin dan kondisi cuaca.