5 Perbedaan Kopi Hijau dan Kopi Hitam Biasa

Apakah perbedaan kopi hijau dan kopi hitam biasa? Kopi sudah lama dikenal sebagai minuman yang memiliki cita rasa nikmat. Bahkan sejak ribuan tahun yang lalu minuman kopi ini sudah diminum untuk menghangatkan badan dan menunjukkan status kebangsawanan. Perlu Anda ketahui, zaman dahulu hanya kalangan ningrat saja yang bisa menikmati minuman kopi dan cokelat. Sedangkan rakyat biasa tidak diperbolehkan meminumnya.
Namun seiring dengan berjalannya waktu, dunia pun mengakui kalau manusia itu sama saja. Jadi setiap orang pun berhak untuk meminum kopi. Kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan orang-orang pada masa kini. Kebanyakan orang umumnya menggunakan kopi hitam yakni kopi yang telah diolah terlebih dahulu. Kopi ini biasa digunakan untuk membuat minuman kopi capuccino dan latte serta kopi tubruk, mocaccino, ekspresso, white coffee, dan lain-lain.
perbedaan-kopi-hijau.jpg
Akhir-akhir ini sedang populer di Indonesia yang namanya kopi hijau (green coffee). Faktanya kopi hijau sebenarnya sudah ditemukan lama sekali. Tepatnya di Arab Saudi, petani setempat biasa mengolah biji kopi arabika yang ditanamnya tanpa melalui proses penggorengan tanpa minyak (roasting) terlebih dahulu. Setelah dijemur sampai kering, biji kopi ini langsung ditumbuk halus lalu direbus menggunakan air panas hingga matang.
Terdapat beberapa perbedaan mendasar antara kopi hijau dengan kopi hitam biasa, yaitu :
  1. Proses Pembuatan
Proses pembuatan kopi hijau berbeda sekali dengan kopi hitam biasa. Perbedaannya terletak pada tahap roasting yakni pemanggangan menggunakan suhu yang sangat panas. Kopi hitam mengalami proses roasting untuk memunculkan cita rasa dan aroma yang dimilikinya. Proses ini juga yang mengakibatkan warnanya berubah menjadi kehitam-hitaman. Sedangkan kopi hijau tidak melalui tahap pemanggangan (roasting) ini.
  1. Kandungan Nutrisi
Karena tidak mengalami proses pemanggangan, kandungan nutrisi alami yang terdapat di dalam kopi hijau masih utuh terjaga. Kopi hijau kaya akan antioksidan asam klorogenat dan asam kafeat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Di sisi lain proses roasting pada kopi hitam mengakibatkan kadar air di dalamnya menyusut serta zat aktif dan antioksidan di dalamnya ikut berkurang drastis.
  1. Proses Penyeduhan
Sebelum dapat diseduh, biji kopi hitam harus digiling terlebih dahulu untuk mengubah wujudnya menjadi bubuk. Selanjutnya bubuk kopi hitam ini bisa Anda seduh memakai air panas. Sementara itu, Anda tidak perlu menggiling biji kopi hijau. Biji kopi hijau yang telah dijemur sampai kering bisa langsung direbus menggunakan air secukupnya. Barulah kemudian Anda bisa meminum kopi ini.
  1. Cita Rasa dan Aroma
Pada dasarnya semua jenis biji kopi bisa dibuat menjadi kopi hitam maupun kopi hijau. Tidak masalah apakah Anda menggunakan kopi robusta, kopi arabika, atau kopi liberika, ketiganya sama-sama bisa dipakai untuk membuat kopi hijau dan kopi hitam. Namun proses roasting membuat rasa dan aroma kopi hitam lebih nikmat daripada kopi hijau. Kopi hijau mempunyai rasa sepat yang cukup dominan.
  1. Khasiat dan Manfaat
Kopi hitam umumnya sebatas diminum untuk membuat tubuh merasa lebih rileks dan santai. Kandungan kafein di dalamnya cukup membantu tubuh kita menjadi lebih tenang setelah meminum secangkir kopi hitam. Kopi hitam hampir tidak mempunyai manfaat yang signifikan bagi kesehatan. Sedangkan kopi hijau banyak dianjurkan untuk menjadi suplemen makanan pada saat diet menurunkan badan. Kandungan asam klorogenat di dalamnya dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan.