Inilah Perbedaan Bank dan Koperasi

Apakah perbedaan bank dan koperasi? Kalau menabungkan uang yang Anda miliki, Anda pasti akan mempercayakannya kepada bank atau koperasi. Namun sebagian besar masyarakat lebih suka menabung di bank sebab memiliki fasilitas yang jauh lebih baik daripada koperasi, dan tentunya juga lebih aman. Namun tahukah Anda, perbedaan antara bank dengan koperasi tak hanya sekadar hal-hal itu saja? Masih banyak perbedaan lain yang dimilikinya.
Bank adalah perusahaan nirlaba. Sedangkan koperasi pada hakikatnya merupakan sekelompok orang yang mempunyai visi sama yaitu tolong-menolong untuk menciptakan kemakmuran di semua anggotanya. Fungsi utama bank sebagai penghimpun dana dari masyarakat, kemudian menyalurkannya dalam bentuk pinjaman atau kredit. Berbeda dengan koperasi yaitu sebagai organisasi non-profit untuk menyejahterakan anggota-anggotanya.
perbedaan-bank-dan-koperasi.jpg
Adapun perbedaan-perbedaan lain antara bank dan koperasi adalah sebagai berikut :
  1. Koperasi Memiliki Pajak Bunga Lebih Rendah daripada Bank
Sebelumnya memang pajak bunga di koperasi mencapai 15 persen. Tapi berdasarkan Peraturan Pemerintah yang terbaru, Anda akan dikenai pajak bunga sebesar 10 persen apabila jumlah saldo tabungan lebih dari Rp240 ribu. Namun jika saldo tabungan Anda kurang dari Rp240 ribu, Anda tidak akan dikenakan pajak bunga. Hal ini berbeda dengan pajak bunga di bank yang masih sekitar 20 persen dari jumlah bruto.
  1. Anda bisa Mendapatkan SHU di Koperasi
SHU (Sisa Hasil Usaha) biasa dibagi-bagikan kepada anggota koperasi setiap setahun sekali. Nilai SHU ini dipengaruhi oleh jumlah saldo tabungan Anda. Selain itu, koperasi juga memiliki agenda RAT(Rapat Anggota Tahunan). RAT akan membahas seputar keadaan keuangan di dalam koperasi serta sirkulasi di dalamnya. Sedangkan bank tidak mengenal adanya SHU dan RAT.
  1. Koperasi Tidak Mengenal Biaya Administrasi
Tabungan Anda di bank akan dipotong oleh biaya administrasi setiap bulannya. Besar biaya ini berkisar antara Rp8-30 ribu tergantung jenis tabungan yang dipilih. Biaya administrasi ini berguna untuk memelihara fasilitas-fasilitas di bank dan lain-lain. Sementara itu, koperasi tidak mengenal biaya administrasi. Hal ini dikarenakan beban kerja ditanggung secara bersama-sama oleh semua anggota koperasi. Namun kini ada beberapa koperasi yang memberlakukan biaya administrasi, meskipun nilainya lebih kecil.