Perbedaan Stres dan Depresi yang Benar

Apa sih bedanya stres dan depresi? Anda pasti pernah bertanya-tanya sendiri seperti itu. Memang di zaman modern yang serba canggih seperti sekarang seluruh pekerjaan dituntut untuk dilakukan secara tepat dalam waktu yang cepat. Semuanya wajib harus sesempurna mungkin nyaris tanpa kesalahan sedikit pun. Memang hal ini dapat membuahkan hasil yang bagus. Tetapi di sisi lain, kondisi kejiwaan kita akan merasa terus tertekan.
Inilah yang menjadi penyebab utama kenapa orang zaman sekarang lebih mudah merasa stres dan depresi dibandingkan dengan orang-orang di zaman dahulu. Yap, kita mendapatkan beban yang lebih besar sehingga tidak mempunyai waktu yang cukup untuk bisa menikmati indahnya kehidupan di dunia. Perlu Anda ketahui, stres dan depresi itu memiliki pengertian yang tidak sama loh. Kedua gangguan kejiwaan ini mempunyai makna yang berbeda.
perbedaan-stres-dan-depresi.jpg
STRES
Stres adalah respons alami dalam diri kita terhadap berbagai perihal yang bersifat mengancam karena dapat menyebabkan perubahan di kehidupan Anda. Timbulnya stres berawal dari apa yang Anda pikirkan dan rasakan tentang perihal tersebut. Ciri-ciri utama stres ialah kewalahan. Maksudnya Anda merasa kewalahan menghadapi perihal tadi karena sudah melewati batas kemampuan sehingga menimbulkan rasa tertekan dalam waktu yang lama.
Stres memang dapat menyebabkan Anda merasa begitu tertekan, menguras banyak tenaga, dan membuat Anda merasa sangat lelah. Perasaan Anda seolah-olah sedang dikekang oleh sesuatu yang dapat mengubah kehidupan Anda secara drastis. Tetapi di sisi lain, stres mampu meningkatkan fokus Anda sehingga dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dengan lebih cepat. Adapun gejala-gejala seseorang yang mengalami stres antara lain :
  1. Merasa kewalahan
  2. Merasa cemas
  3. Merasa gugup
  4. Merasa sangat lelah
  5. Daya ingat terganggu
  6. Sulit berkonsentrasi
  7. Sulit tidur
  8. Sulit menjalani kehidupan
  9. Pola makan berubah
  10. Mudah tersinggung
  11. Mudah merasa frustrasi
  12. Menganggap diri tidak mampu
  13. Menganggap diri tidak berguna
DEPRESI
Depresi adalah suatu gangguan perasaan, di mana seseorang merasa begitu sedih dan putus asa. Gangguan ini biasanya disertai pula dengan kehilangan minat untuk melakukan berbagai kegiatan, meskipun kegiatan tersebut sangat disukainya. Boleh dibilang depresi ini merupakan gangguan kejiwaan yang berawal dari stres. Seseorang yang mengalami stres selama lebih dari 2 minggu, maka kemungkinan besar akan menderita depresi.
Oleh karena itu, depresi lebih susah untuk disembuhkan daripada stres. Depresi muncul karena penderita merasakan stres yang sangat berat, mengalami shock berat, tekanan ekonomi atau sosial, karena desakan keluarga atau kerabat, serta lingkungan yang tidak sehat secara kejiwaan. Penggunaan obat-obatan dan alkohol juga dapat memicu timbulnya depresi. Konseling dengan psikoterapi wajib dilakukan untuk menyembuhkan orang yang depresi.
Gejala-gejala awal dari depresi antara lain :
  1. Merasa tertekan hampir sepanjang waktu
  2. Berkurangnya ketertarikan pada semua hal
  3. Berat badan yang menurun drastis tanpa diet
  4. Mengalami susah tidur atau terlalu banyak tidur
  5. Psikomotorik yang bergejolak atau terhambat
  6. Kehilangan energi yang sangat banyak dan merasa lelah
  7. Merasa tidak berharga secara berlebihan
  8. Merasa sangat bersalah atas suatu hal
  9. Kemampuan berkonsentrasi yang berkurang
  10. Mengalami kesulitan dalam berpikir
  11. Terus-menerus berpikir tentang kematian/bunuh diri
  12. Melakukan tindakan menyakiti diri sendiri
  13. Merasa sangat gelisah, mudah marah, dan gampang tersinggung
PERBEDAAN
Jadi perbedaan-perbedaan antara stres dan depresi antara lain :
  1. Depresi adalah kondisi stres yang sudah sangat akut
  2. Penanganan depresi lebih sulit dilakukan daripada stres
  3. Penderita depresi akan mencoba melakukan upaya bunuh diri
Perbedaan Stres dan Depresi yang Benar