Perbedaan Air Tawar, Air Payau, dan Air Laut

Apakah perbedaan antara air tawar, air payau, dan air laut? Di dunia ini ada beragam jenis air berdasarkan karakteristiknya. Di antaranya yaitu air tawar (air yang tidak berasa), air payau (campuran air tawar dan air laut), serta air laut (air yang berasa asin). Dari masing-masing jenis air tersebut, tahukah Anda apa sajakah perbedaan-perbedaan yang dimiliki antara ketiganya?

perbedaan-air-tawar-laut.jpg

Air Tawar

Air tawar adalah air yang tidak mempunyai rasa. Hal ini dikarenakan air ini mengandung garam dan mineral dalam jumlah yang sedikit sekali. Air tawar merupakan air yang dapat diminum dan aman dikonsumsi oleh manusia. Air tawar dapat ditemukan di sumur, sungai, danau, dan salju serta waduk, bendung, dan bendungan.

Air Payau

Air payau adalah air yang berasal dari percampuran dari air tawar dan air laut/air asin. Suatu air bisa dikatakan bersifat payau apabila kandungan garam mineral di dalam setiap liternya berkisar antara 0,5-30 gram. Air payau biasanya bisa dijumpai di daerah-daerah muara sungai.

Air Laut

Air laut adalah air yang memiliki rasa asin. Disebut air laut karena lokasinya berada di lautan atau samudera. Air ini mengandung garam rata-rata 3,5%. Ini berarti dalam setiap 1 liter air laut mengandung garam sebanyak 35 gram.

Sumber garam yang terdapat di air laut berasal dari pelapukan batu-batuan dan tanah. Ketika air mengalir melalui sungai ke laut, air tersebut sebenarnya sudah mengandung garam namun dalam jumlah yang sangat sedikit. Begitu pula saat ombak laut menerjang karang juga menghasilkan garam mineral yang berasal dari bebatuan. Lama-kelamaan garam-garam yang terkumpul ini akan semakin banyak sehingga menyebabkan air laut terasa asin.

Perbedaan

Perbedaan utama antara air tawar, air payau, dan air laut terletak pada kandungan garamnya. Air tawar mengandung garam yang rendah sekali di bawah 0,5 gram/liter sehingga rasanya tetap tawar/tidak berasa. Sedangkan air payau yang terbuat dari campuran air tawar dan air laut memiliki rasa yang berbeda-beda karena kandungan garamnya tidak sama, sekitar 0,5-30 gram/liter. Dan air laut merupakan air yang menyimpan lebih dari 30-35 gram garam/liter sehingga citarasanya asin sekali.