Langsung ke konten utama

6 Perbedaan Laptop, Notebook, dan Netbook

Apa perbedaan antara laptop, notebook, dan netbook? Perkembangan dunia teknologi terbilang sangat pesat. Salah satu produk teknologi yang paling mempengaruhi kehidupan manusia adalah komputer. Setelah tercipta model perangkat komputer berbentuk dekstop, kebutuhan akan perangkat mobile pun mendorong dikembangkannya model komputer jinjing.
Menurut tujuan awal pembuatannya, komputer jinjing dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu netbook, notebook, dan laptop. Akan tetapi, karena ketiga model komputer jinjing ini memiliki bentuk fisik yang saling mirip, banyak orang yang akhirnya kesulitan untuk membedakan mana yang laptop, mana yang notebook, dan mana pula yang netbook.
Baiklah, perbedaan laptop, notebook, dan netbook akan kami ulas secara lengkap berikut ini :
Fungsi Awal
Menurut fungsi awalnya, netbook diciptakan sebatas untuk mempermudah penggunanya mengerjakan dokumen ringan, berselancar ria di jaringan internet, melakukan aktifitas chatting di social media, dan memutar lagu ataupun film. Sedangkan, penciptaan notebook ditujukan untuk mendukung aktifitas pengguna yang bersifat mobile, termasuk tetap bisa bekerja menjalankan software berat sekalipun di mana saja dengan nyaman. Selanjutnya, laptop muncul untuk menyempurnakan fungsi awal dari perangkat notebook tadi.
Ukuran
Ukuran netbook, notebook, dan laptop memang memiliki selisih perbedaan yang sangat jelas. Netbook adalah perangkat komputer jinjing yang berukuran 7-12 inch dengan bobot sekitar 1 kg tergantung ketebalannya. Ukuran notebook lebih besar lagi, yakni mencapai 12-18 inch dengan bobot lebih dari 1 kg. Komputer jinjing yang memiliki bentang layar lebih lebar dari 18 inch bisa disebut sebagai laptop.
Dapur Pacu
Karena digunakan untuk mendukung aktifitas yang ringan, maka spesifikasi netbook pun terbilang pas-pasan. Namun dari hal tersebut, konsumsi daya baterai pada netbook terbilang lebih awet. Sementara itu, isi jeroan laptop dan notebook pada dasarnya mirip karena memang keduanya sama-sama diciptakan untuk mengadopsi kegunaan komputer dekstop. Tak heran, spesifikasi yang menyusunnya pun terbilang lebih canggih.
I/O Device
Input and output device berguna untuk memaksimalkan fungsi suatu perangkat dengan penambahan perangkat tertentu. Pada umumnya, device di netbook hanya bisa dihubungkan melalui port USB (Universal Serial Bus) karena desainnya dibuat seringkas mungkin. Sementara itu, pada notebook dan laptop, anda bisa menambahkan perangkat baru melalui sambungan lewat port USB, optical drive, bahkan jaringan wireless sekalipun.
Performa
Performa suatu perangkat komputer memang bergantung pada komponen-komponen penyusunnya. Namun jika dirata-ratakan, kemampuan notebook dan laptop jauh lebih handal ketimbang netbook. Masih okelah jika anda membuat suatu dokumen teks lewat komputer netbook. Akan tetapi, jika ingin mengolah grafis maupun dokumen berat lainnya, anda membutuhkan laptop dan notebook.
Harga
Berbeda isi dan performanya, tentu saja berbeda pula harganya. Ingat, sebagai pembanding kita menggunakan harga perangkat baru, bukan barang bekas pakai maupun produk palsu. Secara garis besar, harga netbook berkisar antara Rp 3-5 juta. Sedangkan harga notebook dan laptop lebih mahal, yaitu Rp 5 juta ke atas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...