Langsung ke konten utama

Ini Perbedaan Lengkap antara AM dan PM

Apa perbedaan periode waktu AM dan PM? Tidak seperti di Indonesia, negara-negara di Amerika dan Eropa kebanyakan memakai sistem penunjuk waktu periode 12 jam. Dengan sistem ini, waktu dalam sehari dapat dipisahkan menjadi AM (waktu sebelum siang) dan PM (waktu setelah siang). Masing-masing periode waktu tersebut terdiri atas 12 jam, dimulai dari 12 (ada juga yang menyebutnya 0), 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan 11. Jadi dalam sehari, waktu dimulai dari pukul 12 am/0 am (tengah malam), berlanjut ke pukul 12 pm/0 pm (siang hari), dan kembali lagi ke tengah malam.

perbedaan-am-dan-pm.jpg

Jam Dinding

Berikut ini perbedaan lengkap antara AM dan PM menurut Farof :

AM (Ante Meridiem)

AM (Ante Meridiem) merupakan istilah yang berasal dari Bahasa Latin yang berarti sebelum siang. Waktu yang termasuk ke dalam AM dimulai dari tengah malam (00.00) hingga tengah hari (11.59). Di antaranya meliputi 12 am/0 am = 00.00, 1 am = 01.00, 2 am = 02.00, 3 am = 03.00, 4 am = 04.00, 5 am = 05.00, 6 am = 06.00, 7 am = 07.00, 8 am = 08.00, 9 am = 09.00, 10 am = 10.00, dan 11 am = 11.00. Aktifitas normal yang dilakukan di jam-jam periode AM ini seperti tidur, sholat subuh, sarapan, berangkat sekolah, berangkat kantor, dan lain-lain.

PM (Post Meridiem)

Istilah PM (Post Meridiem) juga berasal dari Bahasa Latin yang berarti setelah siang. Waktu yang termasuk ke dalam PM dimulai dari tengah hari (12.00) sampai tengah malam (23.59). Di antaranya meliputi 12 pm/0 pm = 12.00, 1 pm= 13.00, 2 pm = 14.00, 3 pm = 15.00, 4 pm = 16.00, 5 pm = 17.00, 6 pm = 18.00, 7 pm = 19.00, 8 pm = 20.00, 9 pm = 21.00, 10 pm = 22.00, dan 11 pm = 23.00. Aktifitas normal yang dilakukan dalam periode waktu PM contohnya makan siang, sholat dhuhur, pulang sekolah, sholat asar, pulang kantor, sholat maghrib, sholat isya', makan malam, tidur, dan lain-lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...