Langsung ke konten utama

Ini Perbedaan Yamaha MX King 150 dan Jupiter MX 150

Yamaha MX King 150 dan Jupiter MX 150 secara resmi dibopong oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) ke Indonesia dengan bandrol harga Rp 18,95 juta dan Rp 18,45 juta. Karena kedua sepeda motor ini merupakan generasi ketiga dari Jupiter MX 135, maka tak heran desain bodi kedua sepeda motor ini sekilas tampak sama. Perbedaan yang paling mencolok adalah pada pilihan warnanya, di mana Jupiter MX 150 tersedia dalam tiga warna yaitu Racing Blue, Black Sniper, dan Red Corner. Sedangkan, pilihan warna MX King 150 ialah Red King, Drift Black, dan Speedy White.

MX-King-m150-dan-Jupiter-MX-150.jpg

Biar bisa membedakan sepeda motor mana yang Yamaha MX King 150 dan mana pula yang Jupiter MX 150, simak perbedaan-perbedaan keduanya berikut ini :

Lampu Depan

Pertama-tama mari kita perhatikan tipe lampu depan yang dipakai oleh MX King 150 dan Jupiter MX 150. Pada MX King 150, lampu depannya bertipe halogen HS1. Sementara tipe lampu depan Jupiter MX 150 adalah bulb.

Tuas Rem dan Kopling

Jika dilihat pada tuas rem dan koplingnya, MX King 150 menggunakan tuas rem dan kopling berwarna cat hitam. Sedangkan warna cat tuas rem dan kopling Jupiter MX 150 adalah silver.

Lampu Senja

Lampu senja yang melengkapi MX King 150 dilengkapi dengan LED. Sebaliknya, lampu senja milik Jupiter MX 150 tidak menggunakan LED. Tentu hal ini cukup mempengaruhi perbedaan tingkat cahaya yang dihasilkan oleh lampu senja kedua motor ini.

Lampu Sein

Bentuk lampu sein kepunyaan MX King 150 dan Jupiter MX 150 juga berbeda. MX King 150 mengusung lampu sein berbentuk runcing. Sementara, bentuk lampu sein Jupiter MX 150 adalah oval.

Handle Seat

Perhatikan dengan teliti, warna handle seat kedua sepeda motor ini pun sangat berbeda. Kecuali varian Drift Black, warna handle seat MX King 150 adalah silver. Sedangkan, handle seat yang dipasangkan pada Jupiter MX 150 berwarna hitam.

Jok

Perhatikan juga model jok MX King 150 dan Jupiter MX 150 karena perbedaannya tampak jelas. Menggunakan jok kombinasi dua bahan dengan jahitan, tampilan jok MX King 150 lebih gahar. Sebaliknya, model jok Jupiter MX 150 menyatu satu bahan.

Speedometer

MX King 150 menggunakan Speedometer LCD warna putih, sehingga tampak lebih jelas. Sementara Speedometer LCD Jupiter MX 150 adalah merah, sehingga terlihat lebih tangguh.

Suspensi dan Velg

MX King 150 memiliki suspensi dan velg berwarna kuning. Sedangkan, Jupiter MX 150 memiliki suspensi dan velg berwarna hitam. Dari sudut ini saja anda sudah bisa membedakan kedua motor ini secara tepat.

Footstep

Footstep atau pijakan kaki berguna sebagai tempat menopang telapak kaki agar tetap nyaman selama berkendara. MX King 150 dibekali footstep Tilt Able. Di sisi lain, Jupiter MX 150 disertai footstep paten.

Kaliper Rem

Perbedaan terakhir bisa dilihat di sektor kaliper rem. Warna kaliper rem MX King 150 adalah emas. Sedangkan, kaliper rem Jupiter MX 150 berwarna hitam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...