Langsung ke konten utama

9 Perbedaan Sistem Operasi Android dan Windows Phone

Apa perbedaan antara sistem operasi Android dan Windows Phone? Di dunia smartphone, kita mengenal beberapa sistem operasi yang bertarung sengit untuk merebut perhatian konsumen. Di antaranya adalah Android OS dan Windows Phone OS. Kedua sistem operasi ini setiap saat terus dikembangkan untuk meningkatkan kelebihan dan menambal kekurangannya. Saat ini, versi terbaru dari kedua jenis operating system ini berupa Windows Phone 8.1.1 dan Android 5.0 Lollipop.
Sejauh ini, sistem operasi Android berhasil mendominasi perhatian dunia dengan kehandalannya. Sedangkan, Windows Phone hanya mampu meraih sekitar 3% pengguna ponsel di seluruh dunia. Meskipun begitu, bukan berarti performa Android lebih baik dibandingkan dengan Windows Phone, begitu juga sebaliknya. Hal ini mengingat kedua sistem operasi ini terus dikembangkan, maka kinerja keduanya pun selalu berlomba-lomba satu sama lain.
perbedaan-smartphone-dan-tablet.jpg
Di bawah ini perbedaan-perbedaan mendasar antara Android dan Windows Phone selain aspek performanya!
Perusahaan Pengembang
Pada awalnya, sistem operasi Android didesain dan dikembangkan oleh perusahaan Android Inc. Baru sekitar tahun 2005, pengembangan sistem operasi ini diambilalih oleh Google dan diperkenalkan ke publik pada 23 September 2008. Sementara itu, Windows Phone adalah sistem operasi yang dikembangkan dan disebarluaskan oleh Microsoft Corporation. OS ini diluncurkan pada tanggal 21 Oktober 2010.
Model Pengkodean
Android adalah sistem operasi yang bersifat open source. Artinya, kode-kode di dalamnya bisa didapatkan secara gratis di bawah lisensi Apache, serta boleh dimodifikasi dan didistribusikan oleh perusahaan dan para developer secara bebas. Sebaliknya, Windows Phone adalah sistem operasi yang bersifat closed-sourced. Ini berarti, Windows Phone OS hanya boleh dikembangkan oleh perusahaan Microsoft dan kode-kode di dalamnya dilindungi oleh hak cipta.
OS Keluarga
Android masih termasuk di dalam keluarga sistem operasi yang berbasis Linux, atau tepatnya Unix OS. Sementara Windows Phone masih satu keluarga dengan Windows OS. Kedua sistem operasi ini sengaja diciptakan untuk diterapkan pada ponsel-ponsel pintar.
Dukungan Pemrograman
Meskipun sama-sama diinstalkan pada perangkat smartphone, ternyata bahasa pemrograman yang didukung oleh kedua sistem operasi ini juga berbeda. Windows Phone hanya mendukung bahasa pemrograman C dan C++. Sedangkan dukungan bahasa pemrograman pada Android lebih kompleks, meliputi Java, C, dan C++.
Dukungan Platform
Perbedaan juga terlihat pada platform yang didukung Android dan Windows Phone OS. Android OS bisa berjalan di atas platform ARM, MIPS, x86, dan I.MX. Namun, Windows Phone hanya bisa dijalankan di atas platform x86.
Lisensi
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Android dan Windows Phone memiliki sifat yang berbeda dan berkaitan dengan lisensi keduanya. Lisensi Android adalah Apache License 2.0 dan Linux kernel patches under GNU GPL v2. Sedangkan lisensi Windows Phone berupa Commercial proprietary software.
User Interface
Secara kasat mata, anda akan langsung mengetahui perbedaan user interface yang diterapkan pada Android OS dan Windows Phone OS. Android OS mengadopsi user interface berupa multitouch. Sementara itu, Windows Phone menggunakan Metro UI yang terkenal dengan grafis kotak-kotaknya.
Update
Semua update yang dilakukan pada sistem operasi Windows Phone merupakan tanggung jawab Microsoft Corporation. Sedangkan keputusan update sistem operasi Android diambil alih oleh masing-masing perusahaan pembuat smartphone. Perlu diketahui, update sistem operasi harus didukung dengan kompatibilitas hardware yang mumpuni.
Aplikasi Tambahan
Ketersediaan aplikasi tambahan pada Android jauh lebih banyak ketimbang aplikasi berbasis Windows Phone. Hal ini karena siapapun boleh mengembangkan aplikasi Android dan membagikannya lewat Google Play. Sementara itu, keterbatasan jumlah aplikasi Windows Phone disebabkan karena pengembang aplikasi-aplikasi tersebut sebatas dari karyawan Microsoft dan orang-orang yang telah ditunjuk saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...