Langsung ke konten utama

Apa Perbedaan antara LAN, MAN, dan WAN?

Istilah LAN, MAN, dan WAN akrab di dunia komputerisasi dan jaringan internet. Tujuan dari pembangunan jaringan komputer adalah untuk dapat saling berkomunikasi dan berbagi sumber daya, baik hardware maupun software. Pada dasarnya, perbedaan dari ketiga tipe jaringan ini terletak di area cakupannya, di mana LAN mencakup wilayah tersempit dan WAN mencakup wilayah paling besar. Selanjutnya, untuk mengefektifkan penggunaan sumber daya yang dibutuhkan, peralatan-peralatan yang dipakai untuk membangun ketiga jaringan ini juga berbeda.

perbedaan-lan-man-dan-wan.jpg

Local Area Network

Di bawah ini merupakan penjelasan dari perbedaan-perbedaan antara LAN, MAN, dan WAN versi FarOF :

LAN (Local Area Network)

LAN adalah model jaringan komputer yang mencakup area lokal/sempit seperti ruangan, rumah, gedung, dan sekolah. Oleh karena itu, peralatan yang digunakan untuk membangun jaringan ini lebih sederhana dibandingkan dengan MAN dan WAN. Proses pembuatan LAN minimal bisa dilakukan dengan memakai teknologi IEEE 802.3 Ethernet berupa switch berkecepatan 10, 100, atau 1000 Mbps untuk sambungan kabel dan teknologi 802.11 b berupa WiFi untuk sambungan nirkabel.

MAN (Metropolitan Area Network)

MAN adalah jaringan komputer yang mencakup area lebih luas daripada LAN, namun lebih sempit dibandingkan dengan WAN. Dengan kata lain, MAN merupakan jaringan komputer yang menghubungkan beberapa LAN menjadi satu. Contoh dari MAN adalah jaringan komputer di dalam kota dan kabupaten yang berjarak antara 10-50 km. Apabila area cakupannya lebih dari 50 km, maka jaringan tersebut bisa dikatakan sebagai WAN. Pada dasarnya, proses pembuatan MAN masih sama seperti LAN. Namun agar kecepatan transfer datanya lebih tinggi dan tingkat keamanannya lebih terjamin, peralatan-peralatan yang digunakan untuk membangun MAN ini pun memakai switch atau WiFi yang lebih canggih.

WAN (Wide Area Network)

WAN adalah jaringan komputer yang mempunyai area cakupan paling luas. Tipe jaringan inilah yang diaplikasi pada internet yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia. Untuk membangun WAN, peralatan yang dibutuhkan masih sama seperti yang dipakai dalam LAN dan MAN dengan tambahan router. Fungsi router adalah untuk mengatur arus lalu lintas data agar bergerak secara cepat dan tidak saling bertabrakan, serta menjamin keamanan data tersebut sampai di komputer tujuan. Sebenarnya selain router, masih ada peralatan-peralatan lain yang mendukung proses pembuatan WAN, antara lain repeater, gateway, dan bridge.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...