Langsung ke konten utama

Perbedaan antara Bahasa Lisan dan Bahasa Tulisan

Seperti kita ketahui, di dalam ilmu kebahasaan dikenal istilah bahasa lisan dan bahasa tulisan. Sebenarnya, apa sih pengertian dan maksud dari bahasa-bahasa tersebut? Apa pula perbedaan-perbedaan antara kedua bentuk bahasa ini?

bahasa-lisan-dan-bahasa-tulisan.jpg

Surat

Bahasa Lisan

Bahasa lisan adalah bentuk bahasa yang diungkapkan secara langsung menggunakan tutur kata secara lisan. Oleh karena itu, bentuk bahasa ini terikat dengan ruang dan waktu, di mana aspek situasi berpengaruh besar terhadap pemahaman isi bahasa tersebut. Selain ucapan, pengungkapan bahasa lisan biasanya juga dilengkapi dengan nada suara, gerak tubuh, dan ekspresi wajah.

Bahasa Tulisan

Bahasa tulisan adalah bentuk bahasa yang memakai teks tertulis sebagai media perantaranya. Itu sebabnya, jenis bahasa ini tidak terikat dengan ruang dan waktu. Dalam pembuatannya, bahasa tulisan mempunyai aturan-aturan dasar yang bersifat mengikat. Pada umumnya, bahasa tulisan banyak memanfaatkan tanda baca, diksi yang tepat, dan unsur-unsur gramatikal lainnya untuk memudahkan pemahaman akan isi bahasa.

Di bawah ini perbedaan-perbedaan antara bahasa lisan dan bahasa tulisan :

  1. Bahasa lisan bersifat lebih efektif dan lebih efisien dibandingkan dengan bahasa tulisan karena tidak membutuhkan media perantara. Sebaliknya, pengungkapan bahasa tulisan harus menggunakan alat bantu.
  2. Bahasa lisan terikat dengan ruang dan waktu pembicaraan. Sedangkan bahasa tulisan terikat dengan aturan-aturan kepenulisan.
  3. Status bahasa lisan di mata hukum lebih lemah ketimbang bahasa tulisan karena tidak mengandung bukti otentik. Sedangkan bahasa tulisan memiliki status hukum dan bisa bertindak sebagai bukti yang kuat.
  4. Sulit bagi seseorang untuk memanipulasi bahasa tulisan karena di dalamnya terkandung siapa yang membuatnya berupa tanda tangan, cap jempol, stempel, atau karakteristik tulisan. Sementara itu, bahasa lisan mudah dimanipulasi apalagi jika tidak ada bukti rekaman.
  5. Kadang-kadang pengungkapan maksud lewat tutur kata lebih jelas daripada melalui tulisan. Hal ini dikarenakan pengungkapan bahasa lisan selalu diperkaya dengan intonasi, gerak-gerik, dan ekspresi. Namun beberapa orang lebih memilih menggunakan bahasa tulisan, terutama bagi mereka yang tidak bisa melakukan bahasa lisan dengan baik.
  6. Kata-kata yang digunakan pada bahan lisan umumnya bersifat sederhana dan diulang-ulang. Tetapi, bahasa tulisan banyak memakai kata-kata yang lebih kaya dengan maksud agar bahasa terlihat lebih indah dan tidak membosankan.
  7. Penuturan bahasa lisan lebih sering memanfaatkan frasa-frasa yang tidak baku dan lebih santai. Sementara bahasa tulisan banyak memanfaatkan kata-kata yang bersifat formal, khususnya ketika bahasa tersebut ditujukan kepada lingkungan resmi.
  8. Pada dasarnya, bahasa tulisan bersifat lebih matang dibandingkan dengan bahasa lisan. Hal ini dikarenakan pada bahasa tulisan ada kesempatan untuk memperbaiki isi bahasa tersebut sebelum disampaikan ke orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...