Langsung ke konten utama

Wah, Ini Perbedaan Laba-laba dan Tarantula!

Kebanyakan orang menganggap bahwa laba-laba dan tarantula adalah binatang yang sama. Persepsi ini muncul lantaran bentuk karakteristik tubuh keduanya hampir mirip. Walaupun tarantula masih tergolong dalam keluarga theraphosidae, namun ternyata tidak semua spesies laba-laba bisa disebut sebagai tarantula lho.

perbedaan-laba-laba-dan-tarantula.jpg

Tarantula

Laba-laba

Laba-laba merupakan binatang yang termasuk dalam ordo Aranae di kelas Arthropoda. Tercatat, setidaknya ada 40.000 spesies laba-laba yang tersebar di muka bumi ini. Kekhasan pada laba-laba adalah memiliki bentuk tubuh yang terbagi menjadi dua bagian yaitu prosoma dan opisthosoma. Tidak semua laba-laba ditumbuhi bulu-bulu halus di tubuhnya, melainkan hanya spesies tertentu saja. Laba-laba mampu mengeluarkan benang-benang halus dari organ pemintal benang di perut yang berjumlah 6 buah. Selain sebagai tempat berlindung diri, beberapa spesies menggunakan jaring benangnya sekaligus sebagai perangkap mangsa. Sebagian besar laba-laba mampu menghasilkan racun yang sangat mematikan.

Lihat Juga : Ini Perbedaan Tabungan dan Deposito

Tarantula

Tarantula adalah salah satu spesies dari laba-laba. Secara fisik, bentuk dan tampilan binatang ini begitu mengerikan karena ditumbuhi bulu-bulu halus di sekujur tubuhnya. Beberapa spesies tarantula bahkan ada yang ditumbuhi duri-duri kecil pada bagian perut. Ada sekitar 900 spesies tarantula yang tersebar di muka bumi ini dan semuanya berukuran besar dengan panjang rata-rata 10 cm dan bobot maksimal 150 gram. Perbedaan utama tarantula dari spesies laba-laba yang lain adalah bagaimana cara binatang ini mendapatkan mangsanya. Tarantula tidak memanfaatkan benang jaring yang dihasilkannya sebagai perangkap, tetapi berburu secara langsung. Pintalan benang-benang hanya digunakan sebatas untuk membantu memanjat dan terjun dari ketinggian. Jumlah organ pemintalnya pun lebih sedikit, yakni berkisar 2-4 buah. Kepopuleran tarantula berkembang seiring dengan banyaknya masyarakat yang menjadikan tarantula sebagai hewan peliharaan.

Apa perbedaan antara laba-laba dan tarantula?

  1. Semua spesies tarantula adalah laba-laba, namun tidak semua spesies laba-laba adalah tarantula.
  2. Ukuran tubuh tarantula biasanya jauh lebih besar dan lebih panjang dibandingkan dengan spesies laba-laba yang lainnya.
  3. Beberapa spesies laba-laba ditumbuhi bulu-bulu halus di tubuhnya, sementara seluruh spesies tarantula diselimuti bulu-bulu halus di sekujur badannya.
  4. Ada spesies laba-laba yang merupakan herbivora yakni laba-laba pelompat Neotropical. Sedangkan semua spesies dari tarantula adalah binatang predator.
  5. Organ pemintal benang yang dimiliki oleh tarantula berjumlah 2-4 buah. Sebaliknya, ada beberapa spesies laba-laba yang mempunyai organ pemintal hingga sebanyak 6 buah.
  6. Mayoritas laba-laba memanfaatkan jaringnya sebagai perangkap mangsa. Tetapi tarantula justru menggunakannya sekadar sebagai tempat beristirahat dan berlindung. Tarantula mencari mangsa dengan metode berburu.
  7. Rata-rata umur laba-laba adalah 2 tahun. Sementara itu, tarantula bisa bertahan hidup sampai usianya lebih dari 5 tahun.
  8. Laba-laba merupakan binatang pengganggu rumah yang kehadirannya selalu tidak diinginkan karena bisa membuat lingkungannya terlihat kumuh dan kotor. Sementara itu, beberapa orang yang tertarik dengan tarantula tidak segan-segan memelihara binatang ini di rumah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...