Langsung ke konten utama

Ini Perbedaan Save dan Save as Pada Software Komputer

Apa perbedaan antara menu save dan save as pada software? Pilihan menu save dan save as sama-sama berguna untuk mengeksekusi perintah menyimpan file. Walaupun begitu, ada perbedaan pada fungsi khusus yang dimiliki oleh keduanya. Apakah itu?

perbedaan-save-dan-save-as.jpg

Kotak Dialog Save As

Save

Save berfungsi untuk menyimpan file yang sudah pernah disimpan sebelumnya. Pada saat anda berniat menyimpan suatu file untuk pertamakali, tidak masalah apakah anda mengeklik menu save as atau save. Namun kedua perintah ini tetap sama-sama akan membuka kotak dialog Save as. Setelah anda berhasil melakukan penyimpanan file untuk pertamakali lalu berniat melanjutkan dan menyimpannya kembali, pilih opsi Save secara berkala agar file yang telah disimpan selalu ter-update sesuai hasil pekerjaan anda.

Untuk memilih opsi Save, mulailah dengan mengeklik menu File lalu klik Save. Bisa juga dilakukan dengan menekan tombol Save yang disimbolkan dengan gambar disket. Atau bisa juga menggunakan perintah shortcut dengan menekan tombol Ctrl dan tombol S pada keyboard secara bersama-sama. Ketika pertamakali menggunakan opsi Save anda akan menjumpai kotak dialog Save as, namun untuk penggunaan seterusnya kotak ini tidak akan muncul.

Save as

Pada dasarnya, menu Save as berguna untuk menyimpan file yang dijalankan software saat pertamakali penyimpanan. Anda juga bisa memakainya untuk menyimpan file lama dengan nama yang baru atau mengubahnya ke file baru. Sebagai contoh ketika anda berniat menyimpan foto yang telah diedit dan tetap ingin mempertahankan file foto aslinya, maka pilih menu Save as untuk membuat file baru dengan nama yang baru pula.

Untuk melakukan perintah Save as, klik menu File lalu pilih Save as. Berikutnya akan muncul kotak dialog Save as. Ketikkan nama baru file tersebut pada name box dan pilih tipe format yang dikehendaki. Terakhir, klik tombol Save untuk mengeksekusi perintah simpan.

Silahkan praktikan uraian dari Farof di atas agar anda bisa lebih memahami beda fungsi Save dan Save as!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...