Langsung ke konten utama

3 Perbedaan Premium, Petralite, Petamax, dan Pertamax Plus

Apa perbedaan Premium, Petralite, Pertamax, dan Pertamax Plus? Tersedia empat pilihan bahan bakar untuk kendaraan bermotor yang saat ini diproduksi oleh Pertamina. Di antaranya yaitu Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Petralite hadir paling baru yang diisukan merupakan bahan bakar kombinasi dari Premium dan Pertamax.

perbedaan-premium-Petralite-Pertamax-Pertamax-plus.jpg

SPBU

Agar tak bingung dalam memilih bahan bakar yang tepat dan sesuai, simak ulasan perbedaan khas Farof berikut ini :

Nilai Oktan

Nilai oktan menyatakan kekuatan kompresi bahan bakar terhadap mesin. Teorinya, semakin tinggi nilai oktan yang terkandung di suatu bahan bakar maka kinerja mesinnya pun akan semakin baik. Premium memiliki nilai oktan sebesar 88 dan Petralite mempunyai RON yaitu 90. Sedangkan nilai oktan Pertamax dan Pertamax Plus masing-masing adalah 92 dan 95.

Warna Cairan

Warna cairan keempat jenis bahan bakar ini juga berbeda-beda. Premium memiliki warna yang kuning cerah karena ditambahkan zat pewarna dye. Sementara itu, warna Pertamax adalah biru dan warna Pertamax Plus ialah merah. Karena merupakan kombinasi Premium dan Pertamax, warna Petralite yaitu hijau.

Harga Jual

Kualitas yang berbeda-beda membuat harga Premium, Petralite, Pertamax, dan Pertamax Plus berbeda pula. Di SPBU, harga Premium pada Juli 2015 adalah Rp7.300/liter. Sedangkan harga Pertamax yaitu mulai dari Rp9.300/liter dan harga Pertamax Plus mulai dari Rp10.550/liter. Untuk harga Petralite dalam masa promosi adalah sebesar Rp8.300/liter dengan harga normal Rp8.700/liter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...