Langsung ke konten utama

Mama, Ini 5 Perbedaan Ikan Segar dan Ikan Busuk

Bagi para pecinta seafood, wajib hukumnya bagi anda untuk mengetahui perbedaan antara ikan segar dan ikan busuk. Pasalnya tidak sedikit para penjual ikan yang memanipulasi dagangannya dengan alasan uang. Sudah tentu kerugian akan dirasakan oleh anda sebagai pembeli karena telah membeli ikan yang ternyata busuk dan tak layak dikonsumsi.

perbedaan-ikan-segar-dan-ikan-busuk.jpg

Ikan

Kandungan protein yang tinggi di dalam ikan membuat bahan makanan ini mudah sekali membusuk. Apalagi jika ikan terus-menerus tersengat sinar mentari, kualitasnya pun akan gampang menurun. Dengan menambahkan bongkahan es atau memasukkan ikan ke dalam freezer, teknik ini bisa memperlama daya tahan daging ikan dari pembusukan.

Biar tidak tertipu, yuk kenali perbedaan antara ikan yang segar dan ikan busuk!

  1. Warna Insang : Saat memilih ikan, pertamakali lihat warna insang ikan tersebut. Perhatikan dengan seksama warna serabut insang dan darahnya. Ikan yang segar memiliki warna merah darah yang jelas. Sedangkan ikan yang sudah mulai membusuk biasanya hanya berwarna cokelat dan tampak mengering.
  2. Warna Mata : Mata ikan yang masih segar dan ikan yang mulai busuk juga terlihat berbeda. Ikan yang masih segar mempunyai mata yang jernih, bersih, mengkilap, dan kemerah-merahan. Sedangkan mata ikan yang agak membusuk mulai tampak buram dan berwarna keputih-putihan.
  3. Warna Kulit : Perhatikan dengan seksama bagaimana tampilan kulit dari ikan yang ingin anda beli. Apakah bersih, cerah, dan mengkilap atau tampak pucat dan berlendir? Ikan yang segar selalu berkulit cerah dan mengkilap. Berbeda dengan ikan yang busuk, biasanya terdapat lendir di kulit tubuhnya.
  4. Tekstur Daging : Coba pegang ikan yang anda minati. Tekan-tekan bagian dagingnya dan rasakan tingkat kekenyalannya. Apabila ikan tersebut masih segar, dagingnya akan terasa kenyal dan padat. Sementara ikan yang mulai busuk terasa lembek dan dagingnya mudah sekali dikoyak bahkan hanya dengan tangan kosong sekalipun.
  5. Bau Amis Segar : Semua ikan tentu berbau amis. Namun untuk ikan yang segar, aromanya amis-amis segar khas ikan. Sebaliknya ikan yang membusuk baunya juga amis namun di beberapa bagian tubuhnya berbau seperti daging yang busuk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...