Langsung ke konten utama

Apa Perbedaan Kabel UTP dan Kabel STP?

Pernahkah anda bertanya-tanya apakah perbedaan kabel UTP dan kabel STP? Kabel adalah kawat yang berfungsi sebagai penghantar arus listrik yang dibungkus karet atau plastik. Kebanyakan kabel terbuat dari tembaga karena memiliki nilai hambatan yang kecil dan mudah didapatkan.

Dalam proses pembuatan jaringan komputer, kita membutuhkan kabel sebagai media perantara. Adapun kabel yang dipakai adalah berjenis kabel UTP dan kabel STP. Perbedaan utamanya terletak pada pelindungnya, di mana kabel STP dilengkapi pelindung alumunium sedangkan kabel UTP tidak dilengkapi.

Kabel UTP

perbedaan-kabel-utp-dan-kabel-stp.jpg

Kabel UTP

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah kabel berpilin yang tidak mempunyai selubung pelindung. Di dalam setiap kabel UTP memiliki empat pasang kabel yang terdiri dari putih orange, orange, putih hijau, hijau, putih biru, biru, putih cokelat, dan cokelat. Samsat saat ada 7 macam kabel UTP mulai dari kabel UTP CAT-1 sampai kabel UTP CAT-7 yang memiliki kecepatan transfer data berbeda-beda. Konektor yang dapat dipasang untuk kabel UTP adalah RJ-11 dan RJ-45

Kabel STP

perbedaan-kabel-stp.jpg

Kabel STP

Kabel STP (Shielded Twisted Pair) adalah kabel berpilin yang mempunyai dua pembungkus pada masing-masing kabelnya. Sebuah kabel STP selalu memiliki 4 buah kawat tembaga di dalamnya.

Dari uraian di atas, perbedaan-perbedaan kabel UTP dan kabel STP antara lain :

  1. Kabel UTP memiliki diameter yang lebih kecil dibandingkan dengan kabel STP.
  2. Berbeda dengan kabel STP yang dilengkapi dua pelindung, kabel UTP tidak.
  3. Instalasi kabel UTP relatif lebih mudah daripada kabel STP karena ukurannya lebih tipis.
  4. Kabel UTP mudah dipengaruhi radiasi medan magnet dan voltase yang tinggi, sedangkan kabel STP sukar karena dilapisi pelindung.
  5. Harga kabel UTP lebih murah ketimbang kabel STP dalam ukuran yang sama.
  6. Kabel UTP cocok diaplikasi di dalam ruangan, sementara kabel STP adalah pilihan terbaik untuk dipasang di luar ruangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...