Langsung ke konten utama

12 Perbedaan Negara Kesatuan dan Negara Serikat

Apakah perbedaan-perbedaan dari negara kesatuan dan negara serikat? Ada berbagai macam bentuk-bentuk negara di dunia ini. Dua di antaranya yang paling tersohor yaitu negara kesatuan dan negara serikat. Negara kesatuan terdiri atas satu negara yang berdaulat penuh. Sedangkan negara serikat terbentuk dari perserikatan negara-negara bagian.
 

Negara Kesatuan
Negara kesatuan merupakan suatu bentuk negara yang merdeka dan berdaulat penuh atas wilayah kekuasaannya. Wewenang kekuasaan pemerintahan di negara ini diatur oleh pemerintah pusat yang dibantu pemerintah daerah. Dalam praktiknya, sistem pemerintahan dapat dilakukan secara sentralisasi atau desentralisasi.
Di dalam negara kesatuan, pemerintah pusat mempunyai kedaulatan penuh mencakup ke dalam dan ke luar. Negara ini juga hanya memiliki sebuah undang-undang dasar, seorang kepala negara, dan seorang kepala pemerintahan. Begitu pula dengan kebijaksanannya, hanya terdapat satu peraturan yang mencakup sosial, politik, budaya, ekonomi, pertahanan, dan keamanan yang berlaku di semua wilayah negara. Selain Indonesia, negara-negara yang menganut bentuk negara kesatuan misalnya Jepang, Brunei Darussalam, Thailand, dan Filipina.
Negara Serikat
Negara serikat adalah negara yang terbentuk dari gabungan negara-negara bagian. Berbeda dengan daerah, negara bagian ini mengelola sendiri setengah porsi urusan pemerintahannya, sedangkan separuh porsi pemerintahan sisanya diatur oleh pemerintah pusat. Walaupun negara bagian tidak memiliki kedaulatan penuh, tetapi kekuasaan pemerintahan tetap dipegang oleh pemerintah yang berkuasa di masing-masing negara bagian.
Karakteristik utama pada negara serikat yaitu negara bagian berbagi kedaulatan dengan pemerintah pusat. Negara bagian juga mempunyai fungsi kewujudan dan fungsi kekuasaan yang tidak bisa diubah sepihak oleh pemerintah pusat. Negara-negara yang menjalankan sistem negara serikat contohnya Amerika, Australia, Malaysia, India, dan Kanada.
Berikut ini perbedaan-perbedaan antara negara kesatuan dan negara serikat versi Farof ditinjau dari aspek sosial, politik, ekonomi, budaya, pertahanan, dan keamanan.
  1. Peraturan daerah di negara kesatuan terikat dengan undang-undang dasar. Sedangkan peraturan negara bagian di negara serikat tidak terikat dengan undang-undang dasar asalkan tidak bertentangan UUD tersebut.
  2. Kedudukan peraturan daerah di bawah undang-undang dasar negara, sementara peraturan negara bagian merupakan hukum yang berdiri sendiri.
  3. Di negara kesatuan, hanya presiden yang memiliki wewenang mengatur hujan. Lain halnya di negara serikat, presiden bertugas mengatur hukum negara dan kepala pemerintahan negara bagian berkuasa mengatur hukum di wilayah bagiannya.
  4. Kepala daerah tidak mempunyai hak veto terhadap undang-undang negara. Sebaliknya kepala negara bagian memiliki hak veto atas undang-undang negara.
  5. Peraturan daerah bisa dihapus oleh pemerintah pusat. Sedangkan peraturan negara bagian dapat dicabut oleh pemerintah pusat dan perwakilan negara di pemerintahan pusat.
  6. APBN dan APBD pada negara kesatuan tergabung menjadi satu. Sementara di negara serikat, antara APBD dan APBN terpisah.
  7. Penyusunan APBN dan APBD di negara kesatuan dihitung dengan perbandingan. Di sisi lain, negara serikat menghitung APBN dan APBD dengan pembagian.
  8. Negara kesatuan terbentuk dari gabungan daerah-daerah yang tidak diakui kedaulatannya. Berbeda dengan negara serikat yang terbentuk dari gabungan negara-negara bagian yang diakui kedaulatannya.
  9. Masing-masing daerah di negara kesatuan dikelola oleh pemerintah pusat. Tetapi, negara-negara bagian harus mandiri.
  10. Keputusan dan peraturan daerah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sedangkan keputusan pada negara bagian tidak ada hubungannya dengan pemerintah pusat.
  11. Masalah daerah merupakan tanggung jawab bersama. Sebaliknya masalah negara bagian merupakan tanggung jawab negara bagian tersebut
  12. Negara kesatuan hanya mengakui bendera nasional. Sementara di negara serikat, bendera nasional dan bendera negara bagian memiliki kedudukan yang sejajar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...