Langsung ke konten utama

Ini Lho Perbedaan Agar-agar, Jelly, dan Puding

Agar-agar, jelly, dan puding adalah tiga makanan pencuci yang terkenal akan kelezatan citarasanya. Baik agar-agar, jelly, maupun puding sama-sama memiliki tekstur yang kenyal di mulut. Ketiganya juga terbuat dari rumput laut sehingga mengandung serat yang cukup tinggi.

Walaupun begitu, sebaiknya anda jangan langsung menganggap kalau agar-agar, jelly, dan puding adalah penganan yang sama. Meskipun secara fisik terlihat cukup persis, ada perbedaan mencolok terkait bahan baku, pembuatan, dan citarasa makanan-makanan ringan ini. Apa saja ya?

Agar-agar

agar-agar-jelly-dan-puding.jpg

Agar-agar

Agar-agar merupakan penganan ringan yang dibuat dari ganggang laut. Kebanyakan ganggang yang digunakan adalah rumput laut merah dari keluarga Rhodophyceae. Agar-agar memiliki tekstur yang kenyal, padat, dan agak keras. Merk agar-agar yang terkenal di Indonesia yaitu swall*w.

Jelly

gambar-agar-agar-jelly-dan-puding.jpg

Jelly

Sama seperti agar-agar, bahan dasar pembuatan jelly juga berupa rumput laut. Ganggang yang biasanya dipakai untuk diolah menjadi jelly berasal dari jenis karaginofit misalnya Eucheuma sp, Chondrus sp, Hypnea sp, dan Gigartina sp. Oleh sebab itu, tekstur jelly ini sangat kenyal dan gampang dihancurkan. Produk dagang jelly yang tersohor di Indonesia yaitu n*trijel.

Puding

beda-agar-agar-jelly-dan-puding.jpg

Puding

Puding adalah cemilan modifikasi yang bisa dibuat dari agar-agar, jelly, atau campuran keduanya. Bahan dasar pembuatan puding adalah olahan rumput laut yang ditambah dengan susu atau santan. Anda juga bebas berekspresi dalam membuat puding. Contohnya menambahkan tepung terigu, yoghurt, karamel, buah-buahan, sayur-mayur, kacang, dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Dari uraian singkat di atas bisa disimpulkan bahwa perbedaan antara agar-agar, jelly, dan puding yang mendasar yaitu agar-agar bertekstur kenyal dan padat sedangkan jelly mempunyai tekstur yang kenyal dan lembek. Sementara itu, puding dibuat dari agar-agar/jelly yang dicampur dengan susu atau santan. Jadi puding mempunyai tekstur dan citarasa yang bervariasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...