Langsung ke konten utama

Catat! 3 Perbedaan Sarana dan Prasarana

Di dalam kehidupan sehari-hari kita tentu pernah mendengar tentang sarana dan prasarana. Yap, kedua kata ini merupakan pendukung suatu kegiatan dan berpengaruh besar terhadap keberhasilan aktivitas tersebut. Tapi tahukah anda, apakah perbedaan antara sarana dan prasarana?

perbedaan-sarana-dan-prasarana.jpg

Jalan Raya

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Sarana juga bisa diartikan sebagai syarat, upaya, dan sebagainya. Sedangkan definisi prasarana menurut KBBI adalah sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses.

Sarana

Secara singkat, sarana merupakan alat pendukung suatu kegiatan. Sarana berfungsi untuk menciptakan kemudahan dan kenyamanan untuk mencapai maksud/tujuan. Ciri-ciri khusus dari sarana bersifat portabel dan mudah dipindah-pindahkan. Contoh-contohnya antara lain meja, kursi, komputer, buku, pensil, pulpen, cangkul, sabit, termometer, penggaris, gergaji, mobil, sepeda motor, bis, taksi, kereta api, pesawat, sajadah, mukena, sarung, dan lain-lain.

Prasarana

Secara singkat, prasarana adalah fasilitas pendukung suatu kegiatan. Prasarana berhubungan langsung dengan usaha, pembangunan, dan proyek. Ciri-ciri prasana yaitu sulit dipindah-pindahkan karena dapat menimbulkan dampak yang luas. Sebagai contoh dari prasarana di antaranya jalan, rambu-rambu, lampu lalu lintas, sekolah, halaman, lahan, parit, pabrik, gedung, kantor, taman lapangan, masjid, mushola, kantor polisi, rumah sakit, pasar, dan sebagainya.

Perbedaan

Dari penjelasan di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat tiga perbedaan yang dimiliki antara sarana dan prasarana yaitu :

  1. Sarana adalah alat pendukung dan prasarana merupakan fasilitas pendukung suatu kegiatan.
  2. Sarana berpengaruh terhadap kemudahan dan kenyamanan, sedangkan prasarana berhubungan dengan usaha dan pembangunan untuk mencapai maksud/tujuan.
  3. Sarana bersifat portabel, tetapi prasarana sukar dipindah-pindahkan.

Demikian artikel dari Farof kali ini dan semoga membantu Anda!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...