Langsung ke konten utama

Perbedaan Hama dan Penyakit Apa Ya?

Apa ya perbedaan antara hama dan penyakit? Bagi Anda yang berprofesi sebagai petani, pasti sudah akrab dengan istilah hama serta penyakit. Yap, keduanya sama-sama merupakan musuh utama karena bisa menurunkan produktifitas dan merusak lahan budidaya.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), hama adalah hewan yang mengganggu produksi pertanian. Contohnya babi hutan, tupai, tikus, wereng, ulat, dan lain-lain. Sedangkan pengertian penyakit ialah sesuatu yang menyebabkan terjadinya gangguan pada makhluk hidup, atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau kelainan sistem faal atau jaringan pada organ tubuh (pada makhluk hidup).

HAMA

perbedaan-hama-dan-penyakit.jpg

Hama merupakan organisme yang dapat merusak lingkungan oleh sebab aktifitasnya. Hama bisa merusak akar, batang, daun, daun, buah, bunga, atau bagian tanaman lainnya. Akibat dari serangan hama, suatu tanaman akan mengalami kerusakan, tidak normal, hingga mati.

Hama dapat dilihat menggunakan mata telanjang dan mayoritas berasal dari bangsa binatang. Suatu hama umumnya merusak bagian tanaman tertentu karena ingin memakannya atau membuat sarang di sekitarnya. Hama bisa ditangani menggunakan pestisida yang sesuai.

PENYAKIT

gambar-penyakit-dan-hama.jpg

Penyakit disebabkan oleh aktifitas fisiologis yang menimbulkan kerugian akibat gangguan yang terjadi secara terus-menerus. Penyakit umumnya dinyatakan dalam keadaan patologi khas yang biasa disebut gejala. Tanaman yang terkena penyakit akan mengalami penurunan tingkat produktifitas sampai mati secara perlahan-lahan.

Secara garis besar, sulit sekali melihat penyebab penyakit dengan mata telanjang. Hal ini dikarenakan penyakit biasanya ditimbulkan oleh mikro organisme seperti virus dan bakteri serta jamur atau cendawan. Mayoritas serangan penyakit selalu diawali dengan tanda-tanda tertentu hingga tumbuhan yang berpenyakit tersebut mati.

PERBEDAAN

Berikut ini perbedaan-perbedaan hama dan penyakit menurut versi Farof selengkapnya!

  1. Hama merupakan organisme pengganggu dan penyakit adalah mikro organisme perusak.
  2. Hama bisa dilihat dengan mata telanjang, tetapi penyakit tidak.
  3. Serangan hama langsung merusak tanaman, sedangkan serangan penyakit tidak langsung melainkan perlahan-lahan.
  4. Hama bisa diatasi memakai pestisida, sementara penanganan penyakit dapat menggunakan fungisida dan bakterisida.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...