Langsung ke konten utama

Apakah Perbedaan Gelombang Radio AM dan FM?

Gelombang radio AM dan FM sama-sama dikenal sebagai gelombang radio yang memiliki frekuensi tinggi. Di dalam prinsip kerja penyiaran radio, gelombang yang dihasilkan oleh stasiun pusat akan ditransmisikan oleh gelombang pembawa (carrier) yang memodulasinya hingga ditangkap oleh perangkat pendengar. Di sinilah perbedaan antara gelombang radio AM dan FM terlihat, di mana gelombang radio AM memodulasi menurut sifat amplitudonya dan gelombang FM memodulasi berdasarkan karakteristik frekuensinya.

perbedaan-gelombang-am-fm.jpg

Gelombang Radio AM

Gelombang radio AM adalah gelombang radio yang dihasilkan melalui modulasi menurut sifat amplitudonya. Jadi ketika gelombang ini dilepaskan oleh stasiun pemancar, gelombang tersebut akan bergabung dengan sinyak carrier. Setelah itu, gelombang akan diubah sifat amplitudonya agar sesuai dengan gelombang suaranya.

Selama mengalami proses di atas, frekuensi sinyal pembawa tetap konstan. Oleh karena itu, besarnya amplitudo gelombang akan berpengaruh kepada besarnya amplitudo dan carrier tanpa mempengaruhi frekuensi. Parameter gelombang yang mengalami perubahan ialah amplitudonya dengan tingkat perubahan yang sesuai amplitudo gelombang informasi.

Gelombang AM mempunyai rentang frekuensi yang berkisar antara 400-1600 KHz dengan amplitudo yang berukuran sekitar 1600-30000 KHz. Ini merupakan gelombang yang ditemukan pertama kali. Sayangnya bandwith yang dimiliki oleh gelombang ini cukup sempit, gampang terganggu oleh lapisan atmosfer, sulit mendapatkan radius penyiaran selama jam sibuk, dan mudah terhalang oleh bangunan pencakar langit.

Gelombang Radio FM

Gelombang FM adalah gelombang radio yang dihasilkan dari modulasi gelombang asal berdasarkan frekuensi sinyal informasinya. Pada gelombang ini, amplitudo gelombang tetap konstan sedangkan frekuensinya yang mengalami perubahan. Saat ini, pemakaian gelombang FM lebih banyak daripada gelombang AM terutama untuk penyiaran radio.

Gelombang FM mempunyai rentang frekuensi sekitar 88-108 MHz sehingga termasuk ke dalam VHF (Very High Frequency). Sementara itu, gelombang FM memiliki panjang kurang dari 1000 KHz serta jangkauannya tidak terlalu luas. Kelebihan gelombang FM antara lain tahan terhadap gangguan dan kebutuhan dayanya kecil.

Perbedaan

Di bawah ini perbedaan-perbedaan gelombang AM dengan gelombang FM, antara lain :

  • Gelombang AM lebih dulu ditemukan daripada gelombang FM. Sejarah mencatat penggunaan gelombang AM kali pertama terjadi pada pertengahan 1870an. Sedangkan gelombang FM dikembangkan oleh negara-negara di Amerika pada 1930an
  • Proses modulasi gelombang AM dan gelombang FM juga berbeda. Modulasi gelombang AM dilakukan menurut amplitudo, sementara modulasi gelombang FM terjadi berdasarkan freluensinya.
  • Gelombang FM jauh lebih tahan terhadap potensi terjadinya noise dibandingkan gelombang AM. Hal ini dikarenakan jangkauan gelombang FM cukup sempit dan gelombang AM dapat menjangkau area yang lebih luas.
  • Bandwith pada gelombang FM lebih lebar ketimbang gelombang AM. Perbedaan pada lebar bandwith ini membuat kualitas suara yang dihasilkan oleh gelombang FM lebih jernih.
  • Berbanding terbalik dengan fidelitas gelombang AM yang rendah, gelombang FM memiliki fidelitas tinggi.
  • Gelombang AM mempunyai rentang frekuensi sekitar 535-1705 KHz dengan kecepatan transmisi 1200 bps. Sebaliknya rentang frekuensi gelombang FM berkisar antara 88-108 MHz dan kecepatan transmisinya 1200-2400 bps.
  • Frekuensi pancaran gelombang AM memakai frekuensi MF-HF. Sementara itu, gelombang FM menggunakan frekuensi VHF-UHF.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...