Langsung ke konten utama

Do You Know : 8 Perbedaan Kapal dan Perahu

Apakah perbedaan antara kapal dan perahu? Karena sama-sama merupakan alat transportasi air, tidak sedikit orang yang menganggap jika kapal sama dengan perahu. Padahal ternyata persepsi tersebut sangatlah keliru sebab faktanya kedua kendaraan ini memiliki banyak perbedaan di berbagai aspek.

Sesuai UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran, di mana pasal 1 ayat 36 berbunyi kapal adalah kendaraan air dengan bentuk dan jenis tertentu yang digerakkan dengan tenaga air, tenaga mekanik,energi lainnya, ditarik atau ditunda, termasuk kendaraan yang berdaya dukung dinamis, kendaraan di bawah permukaan air, serta alat apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah. Sementara itu, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kapal yaitu kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut. Sedangkan perahu ialah kendaraan air yang biasanya tidak bergeladak, lancip pada kedua ujungnya, dan lebar di tengahnya.

KAPAL

perbedaan-kapal-dan-perahu.jpg

Kapal adalah alat transportasi yang memiliki ukuran besar minimal 7 GT (Gross Training). Tak heran, kapal biasanya dipakai untuk mengangkut penumpang dan barang dalam jumlah yang cukup banyak. Kapal selalu dilengkapi dengan sistem peralatan dan mesin berteknologi canggih karena digunakan untuk mengarungi lautan lepas dan samudera bahkan sampai ke kutub utara dan kutub selatan. Awak kapal terdiri atas seorang kapten profesional, navigator terlatih, insinyur, dan kru ABK (Anak Buah Kapal). Di Indonesia, Kemenhub (Kementrian Perhubungan) berwenang mengatur kapal.

PERAHU

gambar-perahu-dan-kapal.jpg

Kendaraan air yang mempunyai ukuran di bawah 7 GT disebut perahu. Dibandingkan dengan kapal, pembuatan konstruksi perahu lebih sederhana. Kewenangan mengatur perahu ada di Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Biasanya perahu digunakan untuk mengangkut penumpang dan barang melewati perairan yang sempit serta dekat dengan bibir pantai. Jumlah awak yang bertugas mengoperasikan perahu bisa berbeda-beda tergantung ukuran dan tujuannya.

Nah, di bawah ini merupakan beberapa perbedaan mendasar yang dimiliki oleh kapal dan perahu, antara lain :

  1. Kapal berukuran lebih besar daripada perahu.
  2. Ukuran minimal kapal adalah 7 GT, berbeda halnya dengan perahu yang berukuran di bawah 7 GT.
  3. Jumlah kapasitas daya muat kapal jauh lebih besar dibandingkan dengan perahu.
  4. Sistem peralatan dan mesin yang melengkapi kapal juga lebih canggih ketimbang perahu.
  5. Kapal biasanya dipakai untuk mengarungi lautan lepas dan samudera, sementara perahu sebatas digunakan untuk melewati perairan yang sempit dan dekat pantai.
  6. Kapal selalu diawaki oleh kru yang sangat lengkap, sedangakan tenaga pengoperasian perahu tergantung ukuran dan tujuannya.
  7. Di indonesia, kewenangan mengatur kapal ada di Kemenhub, sementara itu perahu diatur oleh Pemda.
  8. Kapal selalu digerakkan oleh mesin atau layar, sebaliknya perahu bisa digerakkan oleh mesin maupun didayung menggunakan tenaga manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...