Langsung ke konten utama

Perbedaan Film dan Drama, Apa Saja Ya?

Apakah perbedaan antara film dan drama?

Film

Secara harfiah film berasal dari kata cinemathography, di mana cinema berarti gerak, tho atau phytos berarti cahaya, dan graph berarti gambar. Jadi, film dapat diartikan secara bebas sebagai gambar cahaya yang bergerak. Pengertian film menurut KBBI adalah lakon (cerita) gambar hidup. Sedangkan alat lukis film dinamakan kamera.

Film merupakan perpaduan antara seni rupa, seni fotografi, seni arsitektur, seni musik, seni teater, seni novel, seni pantomim, seni sastra, seni puisi, dan seni tari. Film termasuk hasil kerja kolektif. Proses pembuatan film selalu melibatkan beberapa pihak di antaranya produser, sutradara, penulis skenario, penata kamera, penata artistik, penata musik, editor, penata suara, dan bintang film. Bintang film pria disebut aktor, sebaliknya aktris ialah bintang film wanita.

Drama

Kata drama berasal dari bahasa yunani, yaitu dromai yang artinya berbuat, beraksi, berlaku, atau bertindak. Harymawan (1993:1) mengartikan drama sebagai perbuatan, tindakan, atau beraksi. Sementara itu, pengertian drama menurut KBBI adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku atau dialog yang dipentaskan. Drama juga bisa diartikan cerita atau kisah, terutama yang melibatkan konflik/emosi yang khusus untuk pertunjukan teater.

Drama dapat melukiskan sifat dan sikap manusia dan harus melahirkan kehendak manusia dengan aksi atau perilaku. Di samping bisa dinikmati sebagai bacaan, drama juga dapat dinikmati sebagai sebuah pertunjukan. Itulah kenapa, drama sering dinamakan karya dua dimensi, yakni drama dalam bentuk sastra dan drama dalam bentuk pertunjukan.

perbedaan-film-dan-drama.jpg

Perbedaan

Berikut ini sejumlah perbedaan antara film dengan drama, antara lain :

  1. Film tidak membutuhkan pengucapan vokal yang cukup nyaring karena pengambilan suara dibantu mikrofon. Di sisi lain, pengucapan vokal pada drama harus cukup nyaring sebab pertunjukannya dilakukan di atas panggung sehingga suara harus bisa terdengar oleh penonton sampai di barisan paling belakang.
  2. Emosi pada film tidak perlu terlalu kuat karena akan diperkuat oleh kamera yang mengambilnya secara short shoot atau close up. Sedangkan pada drama, emosinya harus kuat dan ekstrim agar bisa dilihat oleh penonton yang posisinya paling belakang.
  3. Film juga memakai make up yang cukup tipis karena akan diperkuat oleh kamera. Berbeda dengan drama yang mewajibkan riasan yang cukup tebal sehingga penonton yang berada di bagian paling belakang pun dapat menyaksikannya.
  4. Pengambilan adegan film dilakukan secara perbagian-bagian sehingga adegan yang salah masih bisa diperbaiki. Sementara itu, pementasan drama mengharuskan setiap adegan dibawakan secara sempurna karena tidak ada pengulangan adegan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...