Langsung ke konten utama

6 Perbedaan Samurai dan Ninja, Penasaran?

Tidak banyak orang yang mengetahui apakah perbedaan antara samurai dan ninja. Mayoritas orang awam menganggap samurai adalah ninja, demikian pula sebaliknya. Meskipun keduanya sama-sama merupakan prajurit Jepang yang mempunyai keahlian tinggi dalam bertarung dan pandai menerapkan ilmu karate, namun ternyata ada begitu banyak perbedaan-perbedaan yang dimiliki oleh samurai dengan ninja.

perbedaan-samurai-dan-ninja.jpg

Apa sajakah itu?

Samurai

Istilah samurai merujuk kepada perwira militer dari kalangan elit di Jepang pada masa sebelum zaman industrialisasi. Kata samurai berasal dari bahasa jepang kuno yaitu samorau dan berubah menjadi saburau yang artinya melayani. Jadi secara bahasa, kata samurai bisa diartikan sebagai pelayan bagi majikan.

Pada umumnya, samurai merupakan kaum ksatria Jepang yang mengabdikan dirinya kepada seorang daimyo/tuan. Sedangkan mereka yang tidak mempunyai tuan disebut ronin. Kekuatan utama samurai terletak pada rasa pengorbanan dan tekad diri yang sangat kuat. Selain itu, setiap anggota samurai juga wajib menjunjung tinggi nilai kehormatan kaumnya.

Ninja

Dalam bahasa jepang, kata ninja berasal dari kata nin (tersembunyi) dan sha (orang). Jadi ninja dapat diterjemahkan sebagai seseorang yang bergerak secara rahasia. Sebutan lain ninja ialah shinobi. Ia merupakan seorang tentara yang terlatih dalam menggunakan ninjutsu (seni pergerakan sunyi) dan biasanya bekerja menjadi mata-mata di Jepang pada zaman feudal. Seorang ninja terikat dengan ninpo (aturan ninja).

Kebanyakan ninja berasal dari kalangan kelas bawah seperti golongan rakyat biasa dan petani. Ninja umumnya dipekerjakan oleh daimyo sebagai seorang mata-mata profesional. Setiap ninja tidak mempunyai status yang mulia sehingga mereka bebas berbuat apa saja dalam mengentaskan suatu permasalahan tanpa terikat oleh kehormatan dan nama baik keluarga besar.

Perbedaan>

Ingin tahu apa bedanya samurai dan ninja? Cari tahu bersama Farof yuk!

  1. Samurai adalah tentara resmi dari Jepang yang mengabdikan diri pada seorang tuan, utamanya kaisar yang sedang berkuasa. Sebaliknya ninja merupakan tentara bayaran bagi siapa pun dan biasanya bertugas sebagai mata-mata.
  2. Latar belakang seorang samurai selalu berasal dari masyarakat golongan atas. Sedangkan kebanyakan ninja berasal dari masyarakat kelas bawah.
  3. Pakaian yang dikenakan oleh samurai berupa kimono yang mewah dan berwarna-warni. Berbeda dengan ninja yang hanya mengenakan pakaian berkelir hitam polos dan ketat yang menutupi seluruh tubuh, kecuali mata.
  4. Dalam bertarung, samurai terikat aturan yang bernama bushido yang harus ditaati dan dipatuhi. Sementara itu, ninpo tidak terlalu mengikat seorang ninja sehingga gaya bertarungnaya kerap dinilai tak lazim.
  5. Samurai merasa lebih terhormat bila saling berhadapan dengan musuhnya. Di sisi lain, ninja lebih berfokus ke serangan secara penyergapan dan sabotase. Ninja dikhusukan untuk dapat melarikan diri secepat mungkin dan hanya bertarung jika dalam keadaan gawat.
  6. Peralatan tempur yang dibawa samurai dan ninja juga berbeda. Samurai biasanya hanya mengandalkan dua buah pedang. Sedangkan ninja memiliki berbagai macam senjata, termasuk shuriken yang sangat terkenal itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...