Langsung ke konten utama

Perbedaan Nutella dan Selai Kacang yang Belum Kamu Tahu

Tahu nggak sih, apakah perbedaan antara nutella dan selai kacang? Tepat sekali, nutella dan selai kacang sama-sama dikenal sebagai olesan makanan yang telah lama digunakan di seluruh belahan dunia. Sejarah mencatat, pemakaian selai kacang sudah dimulai sejak awal abad ke-19. Barulah satu abad kemudian, nutella ditemukan hingga pamornya mengalahakan saudara tuanya itu.

Disadari atau tidak, masyarakat di Amerika lebih banyak mengkonsumsi selai kacang daripada nutella. Sedangkan konsumsi akan nutella yang paling besar justru dilakukan oleh orang-orang di Eropa. Mengingat makanan pokok negara-negara di Asia kebanyakan adalah nasi, maka konsumsi nutella dan selai kacang di benua ini tidak terlalu signifikan.

perbedaan-nutella-selai-kacang.jpg

Nutella

Nutella adalah kudapan yang terbuat dari kacang hazelnut, kakao, susu skim, gula, dan minyak nabati. Bisa dibilang nutella merupakan hasil modifikasi dari gianduia, salah satu makanan khas Italia. Tokoh penting yang menemukan nutella ialah Pietro Ferrero pada tahun 1940-an.

Nutella begitu disukai karena selain rasanya lezat juga gampang dioleskan ke permukaan roti. Kandungan gizi yang paling banyak tersimpan di dalam nutella yaitu kalori dan lemak, di mana setiap 1 sendok teh nutella mengandung 100 kalori. Kadar gulanya juga cukup tinggi mencapai sekitar 10 gram/sendok teh. Begitu pula dengan kadar proteinnya hanya sebatas 3 gram/2 sendok teh.

Selai Kacang

Sesuai namanya, selai kacang merupakan olahan selai yang terbuat dari bahan kacang-kacangan, terutama kacang tanah. Rasa renyah dan halus didapat setelah memanggang kacang tanah bersama dengan minyak nabati, garam, dan gula. Selai kacang sudah dikonsumsi oleh masyarakat Eropa sejak awal abad ke-19. Marcellus Gilmore Edson adalah koki terkenal yang pandai membuat selai kacang kala itu.

Bahan bakunya yang terdiri atas kacang-kacangan memungkinkan kandungan protein pada selai kacang cukup tinggi yakni 4 gram/sendok makan. Penambahan gulanya yang sangat sedikit juga membuat kadar gula di dalam selai kacang rendah sekali hanya sebatas 1 gram/sdt. Sementara itu, kandungan kalori yang terdapat di dalamnya sekitar 80 kalori/sdt.

Perbedaan

Dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara nutella dan selai kacang di antaranya :

  1. Bahan utama untuk membuat nutella adalah kacang hazelnut, sedangkan pada selai kacang ialah kacang tanah.
  2. Selai kacang sudah ditemukan terlebih dahulu daripada nutella. Barulah seabad kemudian nutella ditemukan oleh Pietro Ferrero.
  3. Kebanyakan orang mengatakan rasa yang dimiliki nutella jauh lebih lezat daripada selai kacang.
  4. Sayangnya, nutella mengandung kalori dan kadar gula yang lebih tinggi daripada selai kacang.
  5. Selai kacang unggul dalam kandungan proteinnya yang mencapai dua kali lipat dari protein nutella.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...