Langsung ke konten utama

Inilah Perbedaan Brokoli dan Kembang Kol

Apakah perbedaan antara brokoli dan kembang kol? Brokoli (Brassica oleracea var. italica) dan kembang kol (Brassica oleracea var. botrytis) adalah tanaman sayur-mayur yang tergolong dalam suku kubis-kubisan (Brassicaceae). Bagian yang dikonsumsi dari kedua tanaman ini ialah kepala bunganya.

Bentuk bunga brokoli dan bunga kembang kol tersusun rapat menyerupai cabang pohon yang ditopang tangkai bunga yang cukup tebal. Sebagian besar bagian kepala bunga tersebut diselimuti oleh dedaunan tanaman. Menariknya, warna bunga brokoli dan kembang kol tidak sama. Jika brokoli berwarna hijau, maka kembang kol warnanya putih.

Brokoli dan kembang kol adalah sayuran yang biasanya diolah menjadi makanan melalui proses perebusan, penggorengan, dan pengukusan. Beberapa orang ada pula yang mengonsumsinya sebagai lalapan atau pun minuman jus. Di antara berbagai teknik pengolahan tersebut, pematangan brokoli dan kembang kol yang paling bagus adalah dikukus terlebih dahulu.

perbedaan-brokoli-kembang-kol.jpg

Brokoli (Brassica oleracea var. italica)

Brokoli adalah tanaman dalam famili Brassicaceae. Tanaman ini diklaim berasal dari kawasan di Laut Tengah. Sejarah mencatat tumbuhan brokoli sudah dibudidayakan sejak zaman Yunani Kuno. Brokoli mulai diperkenalkan ke Indonesia pada tahun 1970-an. Bagian yang dimakan dari sayuran ini yaitu kepala bunganya yang berwarna hijau.

Kembang Kol (Brassica oleracea var. botrytis)

Kembang kol juga termasuk anggota dari famili Brassicaceae. Secara bentuk, kembang kol pun memiliki postur yang mirip seperti brokoli. Namun dibandingkan dengan brokoli, pamor kembang kol di Indonesia lebih terkenal dan lebih banyak dikonsumsi. Kembang kol juga mempunyai warna yang berbeda dari brokoli yaitu keputih-putihan.

Perbedaan

Berikut ini perbedaan-perbedaan antara brokoli vs kembang kol, di antaranya :

  1. Perbedaan yang paling mencolok antara brokoli dan kembang kol terletak pada warna bunganya. Bunga brokoli berwarna hijau, sedangkan warna kembang kol adalah putih.
  2. Kandungan serat dan kalori pada brokoli ternyata lebih tinggi daripada kembang kol. Setiap 1 mangkuk brokoli mengandung 31 kalori dan 2,4 gram serat. Sementara setiap 1 mangkuk kembang kol menyimpan 27 kalori dan 2,1 gram serat.
  3. Kandungan lemak, protein, dan karbohidrat pada brokoli juga tidak sama dengan kembang kol. Dalam 1 mangkuk brokoli mempunyai 0,3 gram lemak, 2,6 gram protein, dan 6 gram karbohidrat dengan 1,6 gram gula alami. Serta untuk 1 mangkuk kembang kol memiliki 0,3 gram lemak, 2 gram protein, dan 5,3 gram karbohidrat dengan 2 gram zat gula.
  4. Brokoli mengandung vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan dengan kembang kol. Brokoli mengandung 81,2 mg vitamin C dan kembang kol menyimpan 51,6 mg vitamin C. Sedangkan kandungan vitamin K pada brokoli mencapai enam kali lebih banyak ketimbang kembang kol.
  5. Berbeda dengan brokoli yang mempunyai beta karoten sebanyak 329 microgram/mangkuk, kembang kol sama sekali tidak menyimpan beta karoten.
  6. Namun kandungan kholine pada kembang kol lebih tinggi mencapai 47,9 mg/mangkuk dibandingkan dengan brokoli yang hanya memiliki 17 mg/mangkuk kholine.
  7. Untuk kandungan mineralnya, brokoli unggul dalam kandungan kalsium dan selenium. Sebaliknya kembang kol memiliki lebih banyak potassium.
  8. Di Indonesia, harga brokoli di pasar tradisional dan pasar modern lebih mahal daripada harga kembang kol meskipun selisihnya tidak terlalu signifikan. Hal ini dikarenakan para petani lebih banyak menanam kembang kol ketimbang brokoli mengingat permintaan pasarnya yang lebih tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...