Langsung ke konten utama

7 Perbedaan antara Ubi dan Singkong

Apakah perbedaan antara ubi dan singkong? Sebagian besar masyarakat di Indonesia sudah pernah memakan ubi serta singkong. Kedua bahan berupa umbi-umbian ini memang bisa dinikmati dengan direbus terlebih dahulu atau diolah menjadi berbagai makanan yang menggugah selera. Namun banyaknya nama lain dari ubi dan singkong akhirnya membuat beberapa orang bingung dalam mengartikannya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan ubi sebagai tumbuhan melilit berdaun besar menjantung atau menjari tangan, rimpangnya membesar menjadi umbi yang kulitnya menggabus atau berduri-duri. Kata ubi biasanya merujuk pada ubi jalar (Ipomoea batatas L). Sedangkan singkong adalah tanaman yang hidup di daerah tropis, umbinya ada yang manis dan ada pula yang pahit, daunnya banyak mengandung protein biasa disayur atau direbus sebagai lalap. Sinonim dari singkong ialah ubi kayu (Manihot utilissima).

Ubi Jalar (Ipomoea batatas L)

perbedaan-ubi-dan-singkong.jpg

Ubi jalar adalah anggota dari famili Convolvulaceae dalam genus Ipomoea. Ini merupakan tanaman budidaya yang sering dimanfaatkan bagian akarnya yang membentuk umbi untuk keperluan konsumsi. Tidak sedikit pula negara-negara di Asia yang memakai daun ubi jalar sebagai bahan pangan. Ada juga varietas ubi jalar yang sering dijadikan sebagai tanaman hias karena mempunyai bentuk yang indah. Selain melalui umbi, tanaman ubi jalar pun dapat diperbanyak melalui batang rambatnya.

Singkong (Manihot utilissima)

perbedaan-singkong-dan-ubi.jpg

Singkong ialah tanaman perdu tahunan yang tergolong dalam famili Euphorbiaceae di genus Manihot. Singkong dikenal pula sebagai ketela pohon atau ubi kayu. Bagian yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dari tanaman ini adalah daun muda dan umbinya. Tinggi perdu singkong bisa mencapai 7 meter. Tanaman ini mempunyai akar tunggang yang dilengkapi beberapa akar cabang yang akan berubah menjadi umbi seiring dengan pertumbuhannya.

Perbedaan

Berikut ini perbedaan-perbedaan antara ubi jalar dan singkong ditinjau dari berbagai sudut pandang :

  1. Ubi merupakan tanaman yang tergolong dalam famili Convolvulaceae dan singkong adalah anggota dari famili Euphorbiaceae.
  2. Sebutan lain untuk ubi jalar yaitu ketela rambat, sedangkan singkong dikenal pula sebagai ketela pohon atau ubi kayu. Namun kata ubi umumnya merujuk pada ubi jalar dan ketela merujuk pada singkong.
  3. Tanaman ubi jalar tumbuh secara merambat karena tidak berkayu. Tetapi tanaman singkong mengandung kayu sehingga bisa tumbuh tegak ke atas dengan tinggi hingga mencapai 7 meter.
  4. Warna bagian dalam umbi ubi jalar lebih bervariasi daripada umbi singkong. Umbi jalar ada yang berwarna putih, jingga, merah, dan ungu. Sementara warna umbi singkong hanya putih dan putih kekuningan.
  5. Umbi ubi jalar mempunyai rasa yang manis hingga sangat manis dan memiliki tekstur empuk. Berbeda dengan umbi singkong yang memiliki rasa cenderung gurih dan teksturnya agak padat.
  6. Daya simpan umbi ubi jalar lebih lama dibandingkan dengan umbi singkong. Bahkan semakin lama umbi ubi jalar ini disimpan, maka rasanya akan semakin manis. Berbeda dengan umbi singkong yang akan mengalami kerusakan apabila disimpan terlalu lama. Umbi singkong yang sudah berubah warna menjadi ungu gelap bersifat racun bagi manusia karena mengandung asam sianida.
  7. Ketimbang daun ubi jalar, daun singkong lebih banyak mengandung protein nabati sebab memiliki kandungan asam amino metionina dalam kadar yang cukup tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...