Langsung ke konten utama

Tiga Perbedaan Barbel dan Dumbel

Apakah perbedaan antara barbel dan dumbel? Kegiatan angkat beban semakin disukai oleh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan. Aktivitas ini tidak hanya terbukti bagus untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga membentuk postur badan yang ideal sehingga tampak menarik di mata orang lain. Walaupun bentuk-bentuk latihannya kelihatan gampang, namun Anda mesti rajin dalam melakukan rutinitas angkat beban ini supaya hasilnya sesuai keinginan.

Dalam kegiatan angkat beban ini dibutuhkan beberapa macam alat pendukung yang bisa membantu Anda mendapatkan beban sesuai kebutuhan. Dua di antaranya yang paling populer ialah barbel serta dumbel. Sebagian besar dari kita umumnya lebih akrab dengan istilah barbel dibandingkan dengan dumbel. Karena mempunyai bentuk yang mirip sekali, banyak orang yang sering keliru dalam menyebutkan keduanya.

Mulai sekarang, cari tahu apa bedanya barbel dengan dumbel supaya Anda tidak salah menyebutnya ketika sedang berada di pusat fitness dan harus menanggung malu akibat kesalahan tersebut.

Barbel

perbedaan-barbel.jpg

Barbel berbentuk tongkat besi yang dilengkapi piringan beban di kedua ujungnya. Selanjutnya piringan beban (plate) tersebut berfungsi sebagai pemberat dan bisa ditambahkan jumlahnya sesuai dengan keinginan. Perlu diingat, ukuran barbel lebih besar dan lebih panjang daripada dumbel. Jadi Anda harus menggunakan kedua tangan untuk bisa mengangkatnya.

Latihan menggunakan barbel pada dasarnya berguna untuk melatih tenaga dan keseimbangan. Caranya yaitu pegang barbel memakai kedua tangan, lalu dorong ke depan atau angkat ke atas sesuai tujuan latihan. Desain barbel yang dibuat sedemikian rupa tersebut membuat stabilitas gerakan latihan dapat dikontrol secara aman. Anda lebih mudah menjaga keseimbangan antara bagian tubuh sebelah kanan dan kiri saat menggunakan barbel.

Dumbel

perbedaan-dumbel.jpg

Dumbel bisa disebut sebagai barbel yang ukurannya kecil. Terang saja karena panjang maksimal tongkat (bar) dumbel adalah sejengkal. Oleh sebab itu, dumbel cukup diangkat menggunakan satu tangan. Karena memiliki bobot yang lebih ringan, Anda bisa bergerak lebih leluasa saat melatih otot memakai dumbel. Latihannya bisa dipadukan dengan gerakan seperti fly dan lateral raise agar hasilnya lebih maksimal.

Perbedaan

Di bawah ini daftar perbedaan lengkap antara barbel dengan dumbel, yaitu :

  1. Barbel berukuran lebih besar dibandingkan dengan dumbel. Selain itu, tongkat barbel juga lebih panjang daripada tongkat dumbel.
  2. Anda harus menggunakan kedua tangan untuk mengangkat barbel. Sedangkan untuk mengangkat dumbel, Anda cukup memakai satu tangan saja.
  3. Latihan memakai barbel akan menciptakan postur yang seimbang antara tubuh sebelah kanan dan kiri. Sementara itu, latihan menggunakan dumbel membuat Anda lebih berfokus pada saat melakukan suatu latihan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...