Langsung ke konten utama

Enam Perbedaan Kelinci dan Terwelu

Apakah perbedaan antara kelinci dan terwelu? Kebanyakan orang Jawa sering menyebut kata terwelu daripada kata kelinci. Hal ini membuat masyarakat awam menganggap kalau terwelu itu sama dengan kelinci. Tidak sedikit pula yang mengira kalau bahasa jawanya kelinci adalah terwelu. Padahal kelinci dan terwelu sebenarnya merupakan binatang yang berbeda. Keduanya sekilas tampak mirip karena berasal dari famili yang sama, tetapi genusnya berbeda.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan mencoba menerjemahkan hal-hal apa yang membedakan antara kelinci dan terwelu. Tujuannya tentu supaya Anda bisa mengetahui dengan benar bagaimana ciri-ciri kelinci serta terwelu. Jadi bila suatu hari Anda tertarik untuk memelihara kelinci, Anda tidak keliru membeli terwelu, dan sebaliknya. Barangkali Anda punya pendapat lain, silakan bisa disampaikan melalui kolom komentar di bawah.

Kelinci

perbedaan-kelinci-dan-terwelu.jpg

Kelinci merupakan binatang mamalia yang sebagian besar termasuk dalam ordo Lagomorpha. Selanjutnya ordo tersebut terdiri atas dua famili yaitu Leporidae dan Ochtonidae. Kelinci serta terwelu tergolong dalam famili Leporidae. Genus di dalam famili ini yang dapat disebut sebagai kelinci ada delapan genera antara lain Pentalagus, Bunolagus, Nesolagus, Romerolagus, Brachylagus, Sylvilagus, Oryctolagus, dan Poelagus.

Ada kelinci peliharaan, ada juga kelinci liar. Sedangkan menurut bulunya, ada kelinci berbulu pendek dan kelinci berbulu panjang. Lain lagi kalau dilihat dari rasnya, terdapat banyak sekali ras kelinci seperti Angora, Lyon, Dutch, English Spot, Himalayan, dan lain-lain. Indonesia patut berbangga karena mempunyai kelinci ras asli yakni kelinci sumatera (Nesolagus netseherischlgel). Kelinci ini memiliki ciri-ciri bulunya berwarna kelabu cokelat kekuningan dan panjang badannya dapat mencapai 40 cm.

Terwelu

perbedaan-terwelu-dan-kelinci.jpg

Terwelu adalah hewan mamalia yang memiliki tubuh berukuran kecil. Posturnya yang mungil memudahkan terwelu berlari hingga kecepatannya mencapai 70 km/jam. Sekilas terwelu mirip sekali dengan kelinci karena masih-masih tergolong sebagai anggota dari famili Leporidae. Khusus terwelu merupakan spesies yang termasuk dalam genus Lepus.

Terwelu rata-rata memiliki panjang tubuh sekitar 50-70 cm dengan berat badan sampai 4-5 kg. Ukuran kepalanya lebih kecil daripada kelinci dengan kumis yang lebih panjang. Ukuran telinganya pun cukup panjang. Jika telinga ini ditarik ke depan, maka panjangnya bisa melampaui bagian ujung hidung. Biasanya terwelu berwarna kelabu atau cokelat yang berpadu dengan warna putih di bagian bawah perut. Kebiasaannya ialah suka berjingkat, mengangkat telinga, serta menciumi udara untuk mengetahui kondisi sekelilingnya.

Perbedaan

Di bawah ini perbedaan-perbedaan antara kelinci dengan terwelu yaitu :

  1. Kelinci merupakan binatang peliharaan. Berbeda dengan terwelu yang sebagian besar masih tergolong sebagai hewan liar.
  2. Kelinci membuat sarang dengan menggali lubang di bawah tanah. Sedangkan sarang terwelu terletak di atas permukaan tanah dan bukan berupa lubang.
  3. Sewaktu lahir, kondisi anak kelinci sangat lemah karena belum bisa melihat dan tidak diselimuti bulu. Lain halnya dengan anak terwelu yang baru lahir sudah dapat melihat serta memiliki bulu di tubuhnya.
  4. Terwelu rata-rata mempunyai postur tubuh dan berat badan yang lebih besar dibandingkan dengan kelinci.
  5. Telinga yang dimiliki terwelu pun berukuran lebih panjang daripada telinganya kelinci.
  6. Kebanyakan terwelu memiliki bercak-bercak hitam pada bulunya. Sementara itu, bulu kelinci mempunyai warna yang mulus tanpa bercak-bercak hitam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...