Langsung ke konten utama

Oh, Ini Perbedaan Tepung dan Pati!

Tepung dan pati yang dilihat secara sekilas akan terlihat sangat mirip nyaris tanpa perbedaan. Namun faktanya adalah tepung tidak sama dengan pati. Tapi tenang bukan Anda sendiri yang selama ini menganggap kalau kedua bahan tersebut sama. Masih ada banyak sekali orang yang beranggapan persis seperti Anda yang mengira tepung tidak berbeda dengan pati.

Dalam bahasa inggris tepung disebut flour sedangkan pati adalah starch. Walaupun terbuat dari bahan baku yang sama, tepung dan pati merupakan dua jenis bahan yang berbeda satu sama lain. Perbedaan dari kedua bahan ini terletak pada segi warna, tekstur, dan kandungan gizinya. Oleh karena itu, tepung dan pati juga digunakan untuk tujuan yang berbeda dalam proses pemasakannya.

perbedaan-tepung-dan-pati.jpg

Di bawah ini perbedaan-perbedaan yang harus Anda ketahui antara tepung dan pati!

  1. Pembuatan

Proses pembuatan tepung berbeda dengan pati, meskipun bahan bakunya sama persis. Misalnya pada pembuatan tepung singkong dan pati singkong (tepung tapioka). Tepung singkong dibuat dengan menggiling singkong yang sudah kering lalu diayak agar didapatkan butiran-butiran yang sangat kecil. Berbeda dengan pati singkong yang dibuat dengan memeras parutan singkong, lalu didiamkan selama beberapa saat agar terbentuk endapan pati. Kemudian endapan ini dijemur untuk menghilangkan kadar airnya sampai yang tersisa hanyalah pati.

  1. Warna

Bagi orang awam yang jarang memasak, tepung dan pati akan kelihatan sama persis tidak ada bedanya yaitu sama-sama putih. Namun bila diperhatikan secara lebih seksama, warna putih pada tepung ternyata tidak sama dengan putihnya pati. Pati memiliki warna yang benar-benar putih dan bersih. Sementara tepung berwarna putih namun sedikit kecokelat-cokelatan.

  1. Tekstur

Soal tekstur ini pula yang menjadi pembeda antara tepung dengan pati. Cobalah Anda menyentuh kedua bahan tersebut menggunakan jari tangan. Anda akan merasakan kalau tekstur pati sangatlah halus dan lembut. Kemudian bandingkan dengan tepung yang terasa lebih kasar dan padat.

  1. Karakteristik

Untuk mengetahui karakteristik yang dimiliki oleh tepung ataupun pati, Anda bisa mencampurkannya dengan air secukupnya. Tepung yang ditambahi air akan langsung menyatu dan larut dengan sempurna. Ketika didiamkan, campuran tepung dan air ini juga tidak bakal memisah. Hal yang berbeda terjadi pada pati yang agak sulit larut dengan air sehingga perlu diaduk terlebih dahulu. Bila Anda mendiamkan campuran ini selama beberapa saat, pati akan terpisah kembali dengan air dan mengendap di bagian dasar.

Ada beberapa bahan makanan yang sebenarnya pati, tetapi kita umumnya menyebut bahan ini sebagai tepung. Di antaranya yaitu tepung tapioka/pati singkong, tepung maizena/pati jagung, tepung sagu/pati sagu, tepung hunkwe/pati kacang hijau, tepung ubi jalar/pati ubi jalar, dan tepung tangmien/pati terigu. Sedangkan bahan-bahan makanan yang asli merupakan tepung antara lain tepung terigu, tepung beras, tepung ketan, tepung karut, dan sebagainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...